Skripsi
Pengembangan modul tutorial berkarya batik ikat celup pada pembelajaran seni budaya dan prakarya di kelas V SDN 1 Coper Jetis Ponorogo / Yunanda Afridatul Mufaridah
Abstrak
Pada kelas V SDN 1 Coper Jetis Ponorogo terdapat materi batik ikat celup pada muatan pembelajaran SBdP yang tersampaikan dengan kurang maksimal. Bahan ajar berupa modul tutorial perlu dikembangkan untuk melengkapi bahan ajar lain seperti buku siswa dan diyakini memudahkan siswa belajar pengetahuan mengenai kompetensi dasar mengenal karya seni rupa daerah serta memudahkan siswa membuat karya seni rupa daerah seperti batik ikat celup. Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk modul tutorial berkarya batik ikat celup pada pembelajaran seni budaya dan prakarya di kelas V SDN 1 Coper yang valid menurut ahli materi ahli pembelajaran pengguna (guru) dan menarik untuk siswa. Penelitian ini menggunakan model prosedural dari Dick Carey. Langkah-langkah penelitian sebagai berikut (1) Analisis kebutuhan dan tujuan (2) Analisis pembelajaran karakteristik siswa dan konteks (3) Memilih dan menentukan KD (4) Merumuskan indikator pencapaian (5) Mengembangkan instrumen (6) Mengembangkan produk (7) Evaluasi formatif (8) Revisi Produk (9) Produk Akhir. Data diperoleh dari penilaian validator dan respon dari siswa pada saat uji coba lapangan. Validator terdiri dari ahli materi ahli pembelajaran dan pengguna (guru). Uji coba lapangan dilakukan pada kelompok kecil berjumlah 6 siswa dan kelompok besar berjumlah 20 siswa. Hasil pengembangan berupa dua modul tutorial yaitu (1) modul tutorial berkarya batik ikat celup satu warna dengan teknik mengikat benda (2) modul tutorial berkarya batik ikat celup beberapa warna dengan teknik ikatan mawar. Hasil validasi ahli materi dengan aspek kelayakan penyajian dan isi menunjukkan rata-rata skor 45 persentase 93 75% (sangat valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil). Hasil validasi ahli pembelajaran dengan aspek tampilan modul sampul modul dan isi modul diperoleh rata-rata skor 46 5 persentase 83 03% (valid dan dapat digunakan dengan revisi sedang). Hasil validasi pengguna (guru) dengan aspek kelayakan penyajian dan isi juga menunjukkan rata-rata skor 56 persentase 93 3% (sangat valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil). Selain itu hasil uji coba lapangan dengan aspek tampilan modul penyajian materi dan manfaat modul kelompok kecil menunjukkan rata-rata skor 34 5 persentase 86 25% dan uji coba kelompok besar menunjukkan rata-rata skor 37 45 persentase 93 6% sehingga produk dapat dikategorikan sebagai produk yang menarik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.