Skripsi
Penerapan modul pembelajaran teknik kerja bengkel untuk meningkatkan efektivitas dan hasil belajar program keahlian teknik elektronika industri pada siswa kelas X SMKN 1 Beji Kabupaten Pasuruan / Mohamad Abdul Shodiq
Abstrak
Kurikulum 2013 yang menuntut siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran sebagai upaya meningkatkan kemampuan lulusan SMK yang dapat bersaing di dunia kerja dibutuhkan pembelajaran yang baik salah satunya dengan adanyareferensi atau informasi pembelajaran berupa bahan ajar modul yang efektif dan mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah(1) mendeskripsikan efektivitas pembelajaran dan hasil belajar dengan modul Teknik Kerja Bengkel (2) mendeskripsikan efektivitas pembelajaran dan hasil belajar tanpa modul (konvensional) Teknik Kerja Bengkel (3) Mengungkap signifikasi perbedaanantara efektivitas pembelajaran dan hasil belajar menggunakan modul dan tanpa modul (konvensional) Teknik Kerja Bengkel pada program keahlian Teknik Elektronika Industri pada siswa kelas X SMKN 1 Beji Kabupaten Pasuruan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen denganmelakukanpretest untukmengetahuikemampuanawaldarisiswatersebut. Kemudian kedua kelas sampel diberi perlakuan berbeda untuk kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran dengan menggunakan modul sedangkan kelas kontrol pembelajaran secara konvensional atau tanpa menggunakan modul. Dilanjutkan dengan pemberian posttest untuk mengambil dan membandingkan hasil belajar pemahaman konsep siswa. Hasil posttest diuji menggunakan independent sample T-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 88 61 dan kelas kontrol sebesar 77 15. Sedangkan nilai t hitung t tabel (3 931 2 000). Sehingga H0 ditolak bahwa ada perbedaan yang signifikan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan modul teknik kerja bengkel dan tanpa menggunakan modul. Hasil ujin-gain ternormalisasi pada kelas eksperimen sebesar 63 61% dengankategori cukup efektif. Sedangkann-gain pada kelas kontrol adalah sebesar 45 13% dengan kategori kurang efektif. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul teknik kerja bengkelmenghasilkan peningkatan hasil belajar yang berbeda dengan pembelajarantanpa menggunakan modul teknik kerja bengkel (konvensional). Penggunaan modul teknik kerja bengkelmeningkatkan efektivitas pembelajaran lebih tinggi dari pada tanpa menggunakan modul teknik kerja bengkel.