Skripsi
Pengembangan multimedia interaktif untuk pembelajaran materi perubahan wujud benda bagi siswa kelas V SDN Bareng 4 Malang / Mila Fitri Nuraini
Abstrak
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan produk yang telah dikembangkan yaitu berupa multimedia interaktif materi perubahan wujud benda untuk siswa kelas V SDN bareng 4 Malang. SDN Bareng 4 merupakan salah satu sekolah dasar di kota Malang yang menerapkan kurikulum 2013. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan diperoleh informasi bahwa 1) fasilitas yang ada di sekolah belum digunakan secara maksimal 2) masih sangat jarang pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif 3) siswa tertarik belajar menggunakan multimedia interaktif dan 4) kemampuan tiap siswa berbeda dalam memahami suatu materi sehingga guru memerlukan media pembelajaran yang dapat menyampaikan isi materi kepada siswa dengan mudah dan kreatif. Pengembangan multimedia interaktif materi perubahan wujud benda untuk siswa kelas V SDN Bareng 4 malang ini dikembangkan dengan menggunakan model Lee Owens. Model tersebut terdiri atas lima tahapan yaitu Analisis (Need Assesment/Front End Analysis) desain (Design) pengembangan (Development) Implementasi (Implementation) dan evaluasi (Evaluation). Namun dalam penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap ketiga saja yaitu sampai pada tahap pengembangan (Development). Hasil penelitian pengembangan ini didapatkan dari pelaksanaan uji coba yang dilakukan secara online. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa produk multimedia interaktif ini dinyatakan layak. Hal ini ditunjukkan dengan hasil perhitungan data 1 orang ahli media mendapat hasil 98 61% 1 orang ahli materi mendapat hasil 86 11% 3 orang siswa uji coba kelompok kecil mendapat hasil 71 75% dan 16 orang siswa uji coba kelompok besar mendapat hasil 91 14%. Dengan demikian multimedia interaktif pada materi perubahan wujud benda ini layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa kelas V SDN Bareng 4 Malang. Dan disarankan bagi pengembangan berikutnya untuk menyempurnakan multimedia interaktif ini dan diharapkan multimedia interaktif ini dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan pembelajaran offline atau tatap muka.