Skripsi
Perbedaan hasil belajar melalui penerapan model discovery learning dan problem based learning materi volume bangun ruang kelas V SDN 1 Kemantren Jabung / Titin Ernasari
Abstrak
Hasil belajar merupakan tingkat keberhasilan dan penguasaan siswa terhadap materi setelah menempuh proses pembelajaran. Model discovery learning membuat siswa aktif menemukan dan menyelidiki sendiri pemecahan masalah dalam menemukan konsep sehingga kegiatan pembelajaran bermakna. Model problem based learning menyajikan suatu permasalahan nyata kemudian diselesaikan dan dicari pemecahan masalahnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa model discovery learning mendeskripsikan hasil belajar siswa model problem based learning dan mendeskripsikan perbedaan hasil belajar model discovery learning dan problem based learning. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Rancangan penelitian quasi eksperimental design dan desain yang digunakan pre-test post-test control group design. Populasi penelitian seluruh siswa kelas V SDN 1 Kemantren Jabung berjumlah 83 siswa terdiri dari kelas V A V B dan V C. Pengambilan sampel dilakukan secara acak atau random dengan mengambil kelas V B berjumlah 26 siswa dan kelas V C berjumlah 28 siswa. Terdapat instrumen perlakuan (RPP) dan instrumen pengukuran tes observasi dan wawancara. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil (1) penerapan model discovery learning meningkatkan hasil belajar (2) penerapan model problem based learning meningkatkan hasil belajar (3) uji hipotesis Independent Sample T Test hasil uji beda pre-test diperoleh nilai t hitung t tabel ( 945 0 05) yaitu 5 053 2 00665 nilai sig. (2 tailed) 0 05 yaitu 0 000 0 05 yang menunjukkan ada perbedaan secara signifikan. Hasil uji beda post-test diperoleh nilai t hitung t tabel ( 945 0 05) yaitu 2 225 2 00665 nilai sig. (2 tailed) 0 05 yaitu 0 030 0 05 yang menunjukkan ada perbedaan hasil belajar melalui penerapan model discovery learning dan problem based learning materi volume bangun ruang kelas V SDN 1 Kemantren Jabung sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Penerapan model problem based learning hasil belajar siswa lebih tinggi dibanding discovery learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan motivasi dan ketertarikan siswa terhadap muatan pelajaran matematika guru dapat memilih model pembelajaran sesuai materi masukkan untuk sekolah dalam pengembangan keterampilan guru saat pembelajaran di kelas menambah keterampilan serta pengetahuan bagi peneliti lain dan meningkatkan mutu pendidikan.