Skripsi
Analisis persaingan produk kosmetik menggunakan metode multidimensional scaling dan analytical hierarchy process / Jessy Abta Febrieka
Abstrak
Industri kosmetik berkembang semakin pesat hal tersebut dapat dibuktikan dengan semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya memperhatikan penampilan. Bahkan pada masa sekarang kosmetik baik berupa make-up maupun skincare sudah menjadi gaya hidup bagi masyarakat. Saat ini target pasar bukan hanya menargetkan wanita saja namun pria telah menjadi target pasar bagi produk kosmetik saat ini. Semakin tingginya permintaan produk kosmetik maka semakin banyak juga perusahaan pada industri kosmetik. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk analisis persaingan produk kosmetik berdasarkan persepsi konsumen agar dapat diketahui kelemahan dan kelebihan yang dimiliki pada setiap produk kosmetik agar dapat menentukan strategi yang harus dilakukan. Objek yang digunakan yaitu tiga produk kosmetik yaitu Emina Wardah dan Make Over karena merupakan produk lokal terbaik pada tahun 2020. Metode yang digunakan multidimensional scaling dan analytical hierarchy process. Pada metode multidimensional scaling bertujuan untuk mengetahui peta persepsi dari masing masing merek produk kosmetik sehingga perusahaan dapat mengetahui posisi merek produk mereka dan pada metode analytical hierarchy process bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan setiap merek produk kosmetik. Jenis kuesioner merupakan close ended questionnaire dan sampel diambil dengan teknik accidental sampling jumlah data yang didapatkan sebanyak 386 responden pada setiap metode. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada metode multidimensional scaling diperoleh pada kuadran I diduduki produk Make Over serta atribut ragam produk kualitas produk dan tren kuadran II produk Emina dan atribut harga sesuai kualitas pada kuadran III terdapat satu atribut yaitu harga terjangkau dan kuadran IV terdapat produk Wardah dengan tiga atribut yaitu brand awareness brand ambassador dan iklan/promosi. Hasil penilaian dengan metode analytical hierarchy process diperoleh tiga kriteria penting yang memberikan pengaruh keputusan pembelian pertama kualitas produk dengan nilai bobot prioritas sebesar 0.33 harga sesuai kualitas dengan nilai bobot 0.20 dan brand awareness memiliki nilai bobot prioritas sebesar 0.13. Ketiga kriteria tersebut dianggap responden menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian produk kosmetik. Merek produk kosmetik Make Over berdasar persepsi konsumen mendapat nilai tertinggi dengan nilai bobot prioritas 0.48 kemudian diikuti oleh Wardah 0.27 dan Emina 0.26.