Skripsi
Prediksi perubahan penggunaan lahan dengan model clue-s untuk tata ruang Kota Bogor tahun 2031 / Maulidina Yulia Hidayat
Abstrak
Perkembangan lahan terbangun di Kota Bogor terjadi cukup tinggi selama lima tahun terkahir yaitu sebesar 11.5%. Hal tersebut menyebabkan lahan bukan terbangun di Kota Bogor semakin berkurang yaitu lahan RTH dan sawah. Selama lima tahun terakhir terjadi konversi lahan RTH sebesar 13.25% (Ghifariansyah dan Ritohardoyo 2019) sementara lahan sawah terkonversi sebesar 88.12% selama tahun 2000-2015 (Hidayati 2017). Berdasarkan hal tersebut maka perlu diketahui perubahan penggunaan lahan di masa mendatang sebagai upaya pengendalian pemanfaatan ruang dan meminimalisir terjadinya permasalahan sosial maupun lingkungan di Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan spasial dan analisis statistik. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) perubahan penggunaan lahan tahun 2008-2019 (2) faktor yang mempengaruhi perubahan lahan RTH dan sawah dan (3) kemampuan model CLUE-S dalam memprediksi penggunaan lahan serta penyimpangan yang terjadi pada RTRW Kota Bogor tahun 2031. Data yang digunakan pada penelitian ini terbagi menjadi dua jenis yaitu data primer yang diperoleh dari hasil pengamatan langsung atau observasi lapangan dan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dengan teknik dokumentasi pada lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Perubahan penggunaan lahan RTH dan sawah di Kota Bogor selama tahun 2008 2019 cenderung beralih menjadi lahan terbangun yaitu sebesar 58.24% lahan RTH dan 54.43% lahan sawah beralih menjadi lahan terbangun (2) Kecenderungan perubahan penggunaan lahan RTH di Kota Bogor terjadi pada lahan RTH yang dekat dengan jalan dan pusat pelayanan kota kepadatan penduduk dan ketinggian tempat yang semakin tinggi dan kelerengan yang landai. Sementara kecenderungan perubahan lahan sawah terjadi pada lahan sawah yang dekat dengan jalan namun jauh dengan pusat transportasi dan pusat pelayanan kota serta kepadatan penduduk yang rendah (3) Hasil prediksi dengan membangun model CLUE-S menunjukan ketelitian yang cukup tinggi yaitu sebesar 92% dan 0.86 sehingga CLUE-S layak untuk digunakan dalam analisis penggunaan lahan. Berdasarkan hasil prediksi Penggunaan Lahan tahun 2031 penggunaan lahan sawah tersisa 0.01% sementara RTH sebesar 10.37%. Luas tersebut tidak ideal karena tidak memenuhi RTRW Kota Bogor hal tersebut juga ditandai dengan adanya penyimpangan yang terjadi pada lahan sawah sebesar 99.2% dan pada lahan RTH sebesar 30%.