Skripsi
Distribusi vertikal dan luas penutupan tumbuhan paku epifit berdasarkan variasi karakter pohon inang di Tahura Raden Soerjo Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto / Fira Fitria Jihans
Abstrak
Jihans F. F. 2020. Distribusi Vertikal dan Luas Penutupan Paku Epifit Berdasarkan Variasi Karakter Pohon Inang di Tahura Raden Soerjo Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sulisetijono M.Si. (II) Dr. Fatchur Rohman M.Si. Kata Kunci Distribusi Vertikal Luas Penutupan Paku Epifit Variasi Karakter Pohon Inang Paku epifit merupakan jenis tumbuhan paku yang hidup menempel pada tumbuhan inang. Tumbuhan paku epifit memiliki 3.000 jenis dari 30.000 jenis tumbuhan epifit yang ada di dunia. Paku epifit memiliki peranan penting dalam pencirian hutan tropis penyususn ekosistem hutan tempat berlindung bagi satwa kecil dan dapat menyimpan cadangan karbon. Sebaran tumbuhan epifit bervariasi sepanjang sumbu vertikal tumbuhan inang. Terdapat gradien iklim mikro sepanjang batang pohon inang yang dapat menentukan komposisi dan kerapatan jenis paku epifit yang hidup. Paku epifit lebih banyak ditemui pada batang pohon yang bertekstur kasar dan memiliki banyak celah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi vertikal dan luas penutupan paku epifit dan untuk mengetahui indeks nilai penting jenis paku epifit di Tahura Raden Soerjo Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan jelajah bebas pada 4 stasiun yang telah ditentukan yaitu blok WatuLumpang blok LemahBang blok Goa Pitek dan blok Gajah Mungkur. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel tumbuhan paku epifit dan mengamati letak titik tumbuh pada 3 zonasi pohon inang yaitu pangkal batang batang dan cabang. Menghitung persentasi tutupan dengan memperhitungkan diameter pohon. Karakterisasi pohon inang yang berupa tinggi tekstur batang jenis alur percabangan diameter batang dan faktor abiotik pada setiap stasiun. Kemudian dilanjutkan dengan analisis frekuensi relatif dominansi relatif dan kerapatan relatif untuk mendapatkan data luas penutupan dan INP setiap jenis paku epifit yang ditemukan. Sebanyak 23 jenis paku epifit ditemukan dan dari hasil analisis menunjukkan terdapat spesifikasi titik tumbuh untuk setiap jenis paku epifit yang ditemukan. Davallia trichomonoides BI. dan Polypodium plectolepis (F e) Hook. merupakan jenis yang memiliki penyebaran merata pada pohon inang. Davallia trichomonoides Bl. juga memiliki nilai luas penutupan dan INP tertinggi. Terdapat 13 jenis pohon inang yang berhasil diidentifikasi Prunus arborea merupakan jenis yang memuat banyak jenis paku epifit Trema orientalis (L.) Blume merupakan jenis pohon yang memuat nilai luas penutupan paku epifit tertinggi. Sementara itu Casuarina junghuhniana Miq. merupakan jenis inang yang paling sedikit memuat jenis paku epifit. Karakter tumbuhan inang yang dapat menjadi penentu kelimpahan jenis dan individu tumbuhan paku epifit adalah kulit batang yang kasar bercelah beralur diameter batang besar kanopi lebar percabangan horizontal dan keberadaan tumbuhan lumut.