Skripsi
Analisis kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik kelas xi dan pemahaman mereka terhadap kimia koloid / Nurcholik Widya Setia Bintara
Abstrak
Koloid merupakan salah satu bahan kajian Kimia yang memiliki karakteristik pengembangan keterampilan argumentasi ilmiah. Konsep koloid terdiri dari sub konsep yang didominasi oleh jenis konsep abstrak dengan contoh konkrit yang berpotensi menimbulkan perbedaan pendapat dalam mengidentifikasi sifat mengklasifikasi dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang seperti itu dapat dipahami salah satunya dengan memberdayakan keterampilan argumentasi ilmiah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) sejauh mana kemampuan peserta didik dalam membuat klaim memaparkan bukti dan memberikan penjelasan terhadap materi kimia koloid secara keseluruhan (2) kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada masing-masing sub materi koloid juga (3) pemahaman konseptual materi kimia koloid peserta didik. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah 36 peserta didik kelas XI MIA 1 SMAN 9 Malang sedangkan instrumen yang digunakan adalah 13 soal uraian dan wawancara tidak terstruktur. Data dari hasil penelitian yang berupa jawaban peserta didik terhadap soal uraian digunakan untuk menentukan tingkat kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik dengan cara mengklasifikasikan jawaban mereka sesuai komponen argumentasi ilmiah Sampson yaitu claim (klaim/jawaban) evidence (bukti) dan justification (penjelasan) serta tingkat kemampuan argumentasi ilmiah mereka secara keseluruhan pada masing-masing sub materi koloid beserta indikatornya. Sedangkan wawancara membantu analisis tingkat pemahaman konseptual peserta didik terhadap materi koloid. Hasil penelitian menunjukkan (1) kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada materi koloid termasuk kategori sangat baik dalam hal membuat klaim dengan rata-rata total (80 34%). Sedangkan kemampuan memaparkan bukti tergolong kategori cukup dengan persentase (53 36%) serta kategori kurang (24 56%) untuk kemampuan memberikan penjelasan. (2) Sedangkan secara umum kategori kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik pada sub materi sistem koloid pembuatan koloid dan koloid dalam kehidupan sehari-hari berturut-turut adalah cukup (51 02%) kurang (22 22%) dan kurang (38 89%) dengan rincian 1 indikator berkategori baik 4 indikator cukup dan 2 indikator kurang. Selain itu (3) pemahaman konseptual peserta didik terhadap materi koloid masih belum cukup mendalam karena konsep yang mereka miliki masih belum tertata dengan benar. Melalui hasil wawancara didapatkan bahwa mereka kesulitan menjelaskan bahkan untuk memberikan bukti terhadap jawabannya. Jadi tingkat kemampuan argumentasi ilmiah peserta didik akan rendah jika tidak dilatih dalam pembelajaran dan bisa jadi konsepnya tidak utuh atau bahkan terjadi miskonsepsi.