Skripsi
Relasi hubungan industrial pekerja rumahan putting outsystem di kota malang / Dina Nur Kamila
Abstrak
Kamila Dina. 2020. Relasi hubungan Industrial pekerja rumahan dengan pemilik usaha di Kota Malang Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Anggaunitakiranantika S. Sos M. Sosio (2) Imamul Huda Al Siddiq M.Sosio. Kata Kunci Hubungan Industrial Pekerja Rumahan Interaksi Sosial Dalam sebuah industri rumahan pemilik usaha dan pekerja rumahan memiliki kepentingannya masing-masing sehingga mereka terlibat dalam sebuah hubungan yang disebut sebagai hubungan industrial. Berbeda dengan hubungan industrial pada sektor formal pekerja rumahan bekerja pada sektor informal. Pekerja rumahan dalam sektor informal dapat ditemui di Kecamatan Blimbing Kota Malang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Hubungan Industrial pekerja rumahan dengan pemilik usaha di Kota Malang 2) Bagaimana interaksi sosial pekerja rumahan dengan pemilik usaha di Kota Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami hubungan industrial pekerja rumahan dengan pemilik usaha serta memahami interaksi yang terjadi antara pekerja rumahan dengan pemilik usaha di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode dan pendekatan kualitatif deskripstif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Blimbing Kota Malang. Teknik pengumpulan data diantaranya observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut 1). Hubungan industrial pekerja rumahan dengan pemilik usaha pada sektor informal bersifat fleksibel. Kualitas hubungan industrial ditentukan oleh dua hal yakni besaran Reward dan tingkat kebutuhan pekerja terhadap reward. Kedua hal tersebut akan saling mempengaruhi satu sama lain. 2). interaksi sosial yang terjalin antara pekerja rumahan dengan pemilik usaha bersifat kekeluargaan karena diantara keduanya tidak memiliki perjanjian tertulis mengenai hak dan kewajiban kerja. Kedua belah pihak berinteraksi secara langsung tanpa perantara pihak makelar.