UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Hubungan adversity quotient dengan stress mahasiswa yang mengalami broken home / Kharisma Ayu Noor Hazmi Azizi

Azizi, Kharisma Ayu Noor Hazmi - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Azizi Kharisma A N H. 2020. Hubungan Adversity Quotient dengan Stress Mahasiswa yang Mengalami Broken Home. Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Indah Yasminum Suhanti S.Psi M.Psi. Kata Kunci adversity quotient stress broken home Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan stress pada mahasiswa yang mengalami broken home. Subjek pada penelitian ini berjumlah 44 mahasiswa aktif di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan kriteria tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dalam bentuk skala Likert dengan instrumen skala adversity quotient dan skala stress. Penelitian ini menggunakan dua tahapan uji validasi yaitu uji validitas isi (expert judgement) dengan menggunakan formula Aiken s V dan uji validitas konstruk dengan menggunakan teknik product moment correlation. Diketahui terdapat 60 item valid untuk skala adversity quotient dan 34 item valid untuk skala stress. Uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach dengan hasil nilai reliabilitas adversity quotient sebesar 0 959 dan nilai reliabilitas stress sebesar 0 906. Kesimpulan menunjukkan terdapat hubungan antara adversity quotient dan stress pada mahasiswa yang mengalami broken home dengan arah hubungan yang negatif. Pada penelitian ini memiliki nilai korelasi sebesar -0 420 dan taraf signifikansi sebesar 0 005. Serta diketahui N 44 dan r tabel sebesar 0 297 dengan signifikansi 5%. Hal ini menunjukan bahwa adversity quotient dan stress pada mahasiswa broken home memiliki derajat hubungan yang cukup dengan arah hubungan negatif. Oleh karena itu dapat diartikan bahwa semakin tinggi adversity quotient maka semakin rendah stress yang dimiliki oleh mahasiswa broken home dan sebaliknya. Saran untuk subjek yaitu diharapkan mahasiswa yang mengalami broken home dapat mengembangkan kemampuan adversity quotient yang dimiliki dalam upaya untuk merespon atau mengatasi suatu keadaan yang menjadi tekanan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara lebih berpikir positif dalam menyikapi sebuah permasalahan.


Informasi Detail
DDC
Rs 155.25 AZI h
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi, 2020.
Deskripsi Fisik
xiii, 64 lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02722/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. ADVERSITY QUOTIENT
2. STRESS

Pembimbing
1. Indah Yasminum Suhanti
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik