Skripsi
Hubungan antara prasangka sosial dengan sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku diskriminasi terhadap mahasiswa etnis papua pada penghuni kos di Kelurahan Sumbersari Malang / Novia Zulaiha
Abstrak
ABSTRAK Zulaiha Novia. 2020. Hubungan antara Prasangka Sosial dengan Sikap Norma Subjektif dan Persepsi Kontrol Perilaku Diskriminasi terhadap Mahasiswa Etnis Papua pada Penghuni Kos di Kelurahan Sumbersari Malang. Skripsi Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Imanuel Hitipeuw M.A. Kata Kunci Prasangka Sosial Sikap Norma Subjektif Persepsi Kontrol Perilaku Diskriminasi Kelurahan Sumbersari Malang merupakan kelurahan yang banyak membuka jasa kos karena dikelilingi oleh kampus-kampus di Kota Malang yang menampung berbagai asal mahasiswa salah satunya mahasiswa yang berasal dari Papua. Adanya beberapa kasus tawuran dan demonstrasi beberapa tahun terakhir memungkinkan meningkatnya prasangka sosial mengenai mahasiswa etnis Papua. Prasangka sosial dapat berkembang menjadi tindakan diskriminasi. Beberapa keluhan perilaku diskriminasi dirasakan oleh mahasiwa etnis Papua. Oleh karena itu penulis ingin melihat tingkat dan hubungan prasangka sosial dengan sikap norma subjektif dan persepsi kontrol perilaku diskriminasi terhadap mahasiswa etnis Papua pada penghuni kos di Kelurahan Sumbersari Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif korelasional. Terdapat empat variabel yaitu variabel independen (prasangka sosial) dan variabel dependen (sikap norma subjektif dan kontrol perilaku diskriminasi). Populasi penelitian ini adalah penghuni kos di Kelurahan Sumbersari Malang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan responden sebanyak 40 orang. Instrumen yang digunakan adalah pengembangan subtle and blatant prejudice scales oleh Pettigrew dan Meertens terdiri atas 20 butir aitem. Skala sikap (11 aitem) norma subjektif (9 aitem) dan persepsi kontrol perilaku (11 aitem) merujuk pada theory of planned behavior oleh Ajzen. Teknik yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi pearson product moment dengan nilai p 0 05. Analisis deskriptif sikap diskriminasi terhadap mahasiswa etnis Papua pada penghuni kos sebagian besar masuk dalam kategori sedang dengan rincian kategori tinggi sejumlah 5 orang (12 5%) sedang sejumlah 27 orang (67 5%) dan rendah sejumlah 8 orang (20%). Norma subjektif berada pada kategori tinggi sejumlah 6 orang (15%) sedang sejumlah 25 orang (62 5%) dan rendah sejumlah 9 orang (22 5%). Persepsi kontrol perilaku diskriminasi berada pada kategori tinggi sejumlah 6 orang (15%) sedang sejumlah 30 orang (75%) dan rendah sejumlah 4 orang (10%). Sedangkan tingkat prasangka sosial berada pada kategori tinggi sejumlah 7 orang (17 5%) sedang sejumlah 26 orang (65%) dan rendah sejumlah 7 orang (17 5%). Diperoleh taraf signifikansi seluruh hubungan antarvariabel sebesar 0 000 (p