UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis kandungan timbal (pb) di dalam tanaman area bekas terbakar berdasarkan perbedaan waktu kebakaran di Taman Nasional Baluran / Kharin Furaida Dwi Hafsari

Hafsari, Kharin Furaida Dwi - Nama Orang;

Abstrak
Taman Nasional Baluran Merupakan Taman Nasional yang memiliki iklim monsoon sehingga musim panas terjadi lebih lama. Taman Nasional Baluran (TNB) biasanya terjadi pada bulan November hingga April sedangkan musim kemarau terjadi mulai bulan April hingga Oktober. Sehingga TNB merupakan salah satu taman nasional yang memiliki rentan kebakaran hutan tinggi di inonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis spesies vegetasi penyusun savana di area bekas terbakar di Taman Nasional Baluran mengetahui spesies kunci tanaman di area bekas terbakar di Taman Nasional Baluran dan untuk mengetahui variasi logam berat timbal (Pb) pada tanaman di area bekas terbakar terdampak kebakaran dan tidak terbakar berdasarkan perbedaan waktu kebakaran di Taman Nasional Baluran. Rancangan penelitian ini diawali survei dengan melakukan pemetaan wilayah bekas kebakaran kemudian melakukan pengambilan sampel dengan metode cluster sampling. Penelitian ini menggunakan metode analisis vegesi untuk melakukan perhitungan Indeks Nilai Penting (INP) pada tanaman sehingga diketahui susunan juga spesies kunci tanaman dan data INP untuk mengetahui tanaman apa saja yang memiliki nilai penting tertinggi dan juga tanaman yang dikonsumsi oleh satwa liar pada area bekas terbakar di Taman Nasional Baluran sehingga dapat ditentukan jenis tanaman yang diuji logam berat timbalnya. Setelah dilakukan uji kandungan timbal dilakukan analisis deskripti untuk menjabarkan data yang telah didapatkan kedalam bentuk kelimat deskriptif dan ditambahkan dengan literatur hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya sebagai data pendukung penelitian. Berdasarkan pengambilan data diketahui penyusun vegetasi di area bekas terbakar di Taman Nasional Baluran yaitu sebanyak 58 spesies vegetasi penyusun savana di area bekas terbakar di Taman Nasional Baluran. Spesies yang ditemukan merupakan spesies dengan kelas magnoliopsida. Diketahui pada lokasi HM45 spesies yang ditemukan sebanyak 31 spesies di HM21 ditemukan sebanyak 34 spesies sedangkan di HM9 ditemukan 46 spesies. Berdasarkan hasil perhitungan indeks nilai penting (INP) diketahui bahwa spesies kunci di area tersebut adalah tanaman Eleutherantera ruderalis dan tanaman dengan indeks nilai penting tinggi yang paling disukai satwa liar adalah Imperata cylindrica. Berdasarkan pengujian logam berat timbal (Pb) yang telah dilakukan diketahui bahwa logam berat timbal pada tanaman Eleutheranthera ruderalis di lokasi HM9 atau kebakaran pada bulan agustus di area terbakar sebanyak 0 26 mg/kg area tidak terbakar sebanyak 0 32 mg/kg dan area tidak terbakar sebanyak 0 15 mg/kg. Di lokasi bekas kebakaran HM21 pada bulan juni menunjukkan hasil yang berbeda yaitu di area terbakar sebanyak 0 61 mg/kg sedangkan area terdampak kebakaran dan tidak terbakar tidak terdeteksi. Lokasi bekas terbakar pada bulan Agustus atau HM45 pada area kebakaran mengandung timbal paling tinggi yaitu 0 81 mg/kg paa area terdampak kebakaran tiak terdeteksi dan area tidak terbakar mengandung 0 16 mg/kg timbal. Sedangkan pada tanaman Imperata cylindrical pada lokasi kebakaran pada bulan Julia tau HM9 diketahui hanya di area terbakar saja yang mengandung Pb yaitu sebesar 0 16 mgkg dilokasi bekas kebakaran pada bulan Julia tau HM21 logam berat hanya terdeteksi di area tidak terbakar yaitu sebesar 0 26 mg/kg sedangkan di lokasi HM45 atau lahan bekas terbakar pada bulan agustus hanya terdeteksi di area kebakaran yaitu sebesar 0 19 mg/kg. Tanaman yang mampu mengakumulasi timbal dikarenakan tanaman tersebut merupakan tanaman hiperakumulator adanya interaksi dengan rhizoferik kondisi kesuburan tanah yang rendah adanya logam selain timbal yang tidak mampu terserap dan juga terdapat timbunan abu pada permukaan daun dan tanah. Seangkan tidak terdeteksinya timbal dapat disebabkan karena adanya tanaman yang dikonsumsi oleh satwa liar adanya mekanisme detoksifikasi logam timbal yang sudah terikat kuat di dalam bahan organik dan mineral dan juga adanya pengaruh proses fisiologis tanaman.


Informasi Detail
DDC
Rs 546.688 HAF a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2020.
Deskripsi Fisik
xiv, 101 lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02837/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. TIMBAL - TANAMAN BEKAS TERBAKAR
2. LEAD - PLANTS BURNED USED

Pembimbing
1. Suhadi; 2. Agus Dharmawan
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik