Skripsi
Green synthesis nanopartikel ZnO dengan biostabilisator daun bidara (ziziphus spina-christi l) dan uji aktivitasnya sebagai antibakteri (staphylococcus aureus) / Rizqi Zidni Hidayati
Abstrak
Abstrak Daun bidara digunakan sebagai biostabilisator karena memiliki kandungan alkaloid fenol flavanoid dan terpenoid. Penelitian ini terfokus dalam sintesis nanopartikel ZnO yang menggunakan bahan ZnSO4 dan ekstrak aquades daun bidara sintesis nanopartikel ZnO dilakukan karena memiliki potensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui green synthesis nanopartikel ZnO dengan biostabilisator daun bidara (Ziziphus spina-christi L) sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode inkubasi dengan suhu 300C antara ekstrak aquades daun bidara dan ZnSO4 sehingga terbentuklah endapan nanopartikel Bakteri Staphylococcus aureus didapatkan dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dan diaplikasikan dengan metode sumuran. Nanopartikel ZnO dengan uji XRD SEM-EDX untuk mengetahui morfologi ukuran diameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji XRD didapatkan nilai 2 952 menunjukkan puncak ZnO dengan struktur ZnO hexagonal wurtzite sedangkan uji SEM menunjukkan ukuran nanopartikel 87 62nm 86 05nm 77 76nm dan 42 43nm sedangkan hasil karakterisasi EDX hanya terdapat unsur Zn dan O. Aktivitas antibakteri (Staphylococcus aureus) terbentuk zona hambat nanopartiel ZnO dengan rata-rata 4 8mm kontrol positif (obat) dengan rata-rata 28 35mm dan kontrol negatif (DMSO) tidak terbentuknya zona hambat. Nanopartikel ZnO kurang efektif sebagai antibakteri dibandingkan dengan obat MRSA.