Tesis
Pengembangan multimedia interaktif pada tema indahnya kebersamaan berbasis kebudayaan lokal kabupaten Bondowoso untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar / Siti Aliffatul Hasanah
Abstrak
Pembelajaran tematik adalah pendekatan pembelajaran yang memadukan kompetensi beberapa mata pelajaran dibawah naungan tema-tema yang dekat dengan kehidupan siswa. Tujuannya adalah untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Keterkaitan antar konsep yang dipayungi tema tentang kehidupan sehari-hari menjadikan strategi pembelajaran kontekstual sangat relevan dengan pembelajaran tematik. Untuk mengkontekstualkan pembelajaran tematik di kelas dapat dilakukan dengan mengintegrasikan kebudayaan-kebudayaan lokal tempat siswa tinggal. Salah satu jenis media pembelajaran yakni multimedia interaktif mampu mengatasi berbagai kendala dalam proses pembelajaran tematik dan meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif pada pembelajaran tematik tema Indahnya Kebersamaan subtema Keberagaman Budaya Bangsaku berbasis kebudayaan lokal Kabupaten Bondowoso untuk siswa kelas IV SD dilengkapi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) serta petunjuk penggunaan multimedia interaktif yang valid praktis menarik dan efektif. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Lee Owens yang terbagi menjadi lima langkah pengembangan yaitu (1) analisis (2) desain (3) pengembangan (4) implementasi dan (5) evaluasi. Analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Uji keefektifan multimedia interaktif dilakukan dengan metode eksperimen semu tipe pretest posttest control group design. Multimedia interaktif dalam penelitian ini layak digunakan dalam pembelajaran tematik karena telah memenuhi kriteria kevalidan kepraktisan kemenarikan dan keefektifan. Validasi oleh ahli menyatakan bahwa multimedia interaktif telah sangat valid dengan perolehan skor rata-rata persentase yakni 92 9%. Hasil uji coba terbatas dan lapangan menunjukkan tingkat kepraktisan produk mencapai rata-rata 94 5 % dengan kategori sangat praktis dan tingkat kemenarikan produk mencapai rata-rata 95 9% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t pada ranah kognitif diketahui bahwa t-empirik t-tabel (7 386 1 671) hasil perhitungan uji-t pada ranah afektif diketahui bahwa t-empirik t-tabel (4 643 1 671) dan hasil perhitungan uji-t pada ranah psikomotor menunjukkan bahwa t-empirik t-tabel (2 289 1 671). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan telah valid praktis dan menarik akan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Saran untuk pengembangan lebih lanjut adalah multimedia interaktif yang bermuatan karakter dan berbasis pembelajaran konstruktivistik sehingga mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.