UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh tungsten disulfide pada mist cooling system terhadap keausan pahat dan kekasaran permukaan benda kerja baja st 60 hasil pembubutan / Radinastuti Puspa Rani

Rani, Radinastuti Puspa - Nama Orang;

Abstrak
Proses pembuatan bermacam produk seperti logam sangat berarti guna menambah daya saing perekonomian nasional. Industri manufaktur di Indonesia dalam lingkup globalberada di peringkat ke-9 dengan nilai sebesar 4 5%. Salah satu industri yang berperan penting dalam industri logam adalah proses bubut. Proses ini memiliki beberapa kekurangan mekanis seperti keausan pahat dan kekasaran permukaan benda kerja. Dalam riset ini sistem pendingin (mist cooling system) dipilih guna meminimalisir kerugian ini menggunakan tungsten disulfide sebagai pelumas padat. Penggunaan tungsten disulfide dapat mengurangi gesekan gaya pemotongan dan suhu pemotongan. Melalui mist cooling system variasi kadar tungsten disulfide pada hasil pembubutan benda kerja baja ST 60 digunakan untuk mempelajari keausan pahat dan kekasaran permukaan benda kerja. Penelitian ini dilakukan melalui proses pembubutan dengan variasi feeding 0 2 0 4 dan 0 8 mm/rev spindle speed 250 370 dan 630 rev/min serta kadar tungsten disulfide 1 2 dan 3 gram. Pengukuran kekasaran permukaan benda kerja dan keausan pahat menggunakan Surface Roughness Test dan Digital Microscope. Metode taguchi akan digunakan pada penelitian ini dengan menggunakan tiga level yaitu L9 kemudian didapatkan hasil minimum dari hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar tungsten disulfide lebih berpengaruh terhadap keausan pahat dibandingkan terhadap kekasaran permukaan. Berdasarkan hasil keausan pahat teramati bahwa menggunakan parameter feeding 0 4 mm/rev spindle speed 250 rev/min dan kadar tungsten disulfide 2 gram menghasilkan nilai keausan sebesar 0 0719 mm. Hasil kekasaran permukaan terlihat bahwa dengan menggunakan parameter feeding 0 2 mm/rev spindle speed 630 rev/min dan kadar tungsten disulfide 2 gram yaitu 3 57 m. Hasil analysis of variance menunjukkan bahwa kadar tungsten disulfide mempengaruhi tingkat keausan pahat dengan kontribusi tertinggi sebesar 46 56% sedangkan pada kekasaran permukaan kadar tungsten disulfide memiliki kontribusi terkecil dengan nilai 21 72% dibandingkan dengan kontribusi feeding sebesar 10 787%.


Informasi Detail
DDC
Rs 672.35 RAN p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Mesin, 2021.
Deskripsi Fisik
xiii, 59 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
02129/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. BAJA PEMBUBUTAN - KEAUSAN PAHAT
2. BAJA PEMBUBUTAN - PENGARUH TUNGTEN DI SULFIDE
3. MANUFACTURING STEEL - TOOL WEAR

Pembimbing
1. Aminnudin ; 2. Redyarsa Dharma Bintara
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik