UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh variasi heating rate terhadap perilaku pembakaran campuran batubara dan eceng gondok 4:6 dan 5:5 menggunakan thermogravimetri / Apriliyan Taufiq Perdhana

Perdhana, Apriliyan Taufiq - Nama Orang;

Abstrak
Energi memiliki peran penting dan tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan manusia.Terlebih saat ini hampir semua aktivitas manusia sangat tergantung pada energi. Berbagai alat pendukung seperti alat penerangan motor penggerak peralatan rumah tangga dan mesin-mesin industri dapat difungsikan jika ada energi. Enceng gondok (Eichhornia Crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung selain dikenal dengan nama enceng gondok dibeberapa daerah seperti di Palembang dikenal dengan nama klipuk dilampung dikenal dengan nama Ringgak di Dayak dikenal dengan nama Ilung-ilung. Batubara merupakan bahan bakar fosil yang dapat terbakar terbentuk dari endapan organik atau disebut juga batuan organik yang terutama terdiri dari karbon hidrogen dan oksigen. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dekomposisi pembakaran campuran batubara dan eceng gondok sebagai sumber enrgi terbarukan. Metode penelitian ini melalui uji thermogravimetri dengan menggunakan alat Thermal Analyzer dengan berat sampel 10mg flowrate 100ml/menit range temperature 25-1000oC dengan variasi heating rate 10 20 30 dan 40oC/menit menggunakan dua variasi campuran dengan komposisi 4 6 dan 5 5. Hasil pengujian tersebut di olah dengan sehingga di dapat sebuah grafik berupa penurunan massa dan laju penurunan massa tehadap temperatur dan waktu. Hasil dekomposisi mengindikasikan suatu nilai energi aktivasi dan parameter termodinamika. Hasil analisis dekomposisi pembakaran kedua campuran terjadi empat tahapan dimana pada tahapan pertama terjadi pelepasan kadar air tahapan kedua terjadinya pelepasan volatile matter tahapan ketiga merupakan tahap pembakran arang dan tahap keempat terjadinya pembentukan abu. Nilai energi aktivasi pada campuran batubara dan eceng gondok 4 6 pada tahap 2 dengan metode FWO dengan metode FWO sebesar 182 8332 kJ/mol metode Vyazovkin sebesar 186 0258 kJ/mol. sedangkan pada tahap 3 hasil perhitungan menggunakan metode FWO sebesar 180 6164 kJ/mol metode Vyazovkin sebesar 192 091 kJ/mol. Hasil perhitungan parameter termodinamika campuran batubara dan eceng gondok dengan variasi 4 6 pada tahap 2 nilai ( H) 179 38 kJ/mol ( G) 149 62 kJ/mol ( S) 49 39 kJ/mol. pada tahap 3 nilai ( H) 437 52 kJ/mol ( G) 190 23 kJ/mol ( S) 330 51 kJ/mol. hasil perhitungan pada campuran 5 5 pada tahap 2 nilai ( H) 171 92 kJ/mol ( G) 150 15 kJ/mol ( S) 36 02 kJ/mol. pada tahap 3 nilai ( H) 174 42 kJ/mol ( G) 197 04 kJ/mol ( S) -28 92 kJ/mol.


Informasi Detail
DDC
Rs 662.88 PER p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Mesin, 2021.
Deskripsi Fisik
xviii, 126 Lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03070/KI/21
Edisi
-
Subjek
1. ENERGI BIOMASSA - BATUBARA DAN ECENG GONDOK
2. BIOMASS ENERGY - COAL AND WATER HYACINTH

Pembimbing
1. Dr. Sukarni; 2. Avita Ayu Permanasari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik