Skripsi
Perbedaan hasil belajar instalasi penerangan listrik menggunakan model project based learning dibandingkan model problem based learning berbantuan bahan ajar pada siswa kelas x jurusan teknik otomasi industri di SMK PGRI Singosari / Aliffian Zain Rusdanar
Abstrak
Kemajuan dan kesejahteraan suatu bangsa tidak terlepas peran dari pendidikan karena pendidikan pada dasarnya merupakan hal yang penting dalam setiap individu. Pada penerapan kurikulum 2013 pembelajaran tidak lagi hanya berpusat kepada guru melainkan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mendeskripsikan hasil belajar sikap mata pelajaran instalasi penerangan listrik dengan menggunakan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL. (2) Mendeskripsikan hasil belajar pengetahuan mata pelajaran instalasi penerangan listrik dengan menggunakan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL. (3) Mendeskripsikan hasil belajar keterampilan mata pelajaran instalasi penerangan listrik dengan menggunakan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL. (4) Untuk mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar sikap mata pelajaran instalasi penerangan listrik antara menggunakan penerapan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL berbantuan bahan ajar pada siswa kelas X di SMK PGRI Singosari. (5) Untuk mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar pengetahuan mata pelajaran instalasi penerangan listrik antara menggunakan penerapan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL berbantuan bahan ajar pada siswa kelas X di SMK PGRI Singosari. (6) Untuk mengetahui perbedaan signifikan hasil belajar keterampilan mata pelajaran instalasi penerangan listrik antara menggunakan penerapan model pembelajaran PjBL dibandingkan model pembelajaran PBL berbantuan bahan ajar pada siswa kelas X di SMK PGRI Singosari. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu) dengan model Pretest Posttest Control Group Design. Rancangan ini dipilih karena selama melakukan penelitian tidak mungkin mengubah kelas yang telah ada. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X TOI di SMK PGRI Singosari dengan jumlah 70 siswa sedangkan sampel pada penelitian ini adalah kelas X TOI 1 sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan model Project Based Learning sedangkan kelas X TOI 2 sebagai kelas eksperimen 2 menggunakan model Problem Based Learning. Hasil penelitian ini adalah nilai rata-rata hasil belajar ranah pengetahuan kelas X TOI 2 dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan kelas X TOI 1 dengan model Project Based Learning. Kelas X TOI 2 memiliki hasil nilai rata-rata yaitu 82 28. Nilai tinggi yang diperoleh yaitu 95 dengan nilai terendah sebesar 70. Jadi dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X TOI 2 dengan model pembelajaran Problem Based Learning memperoleh hasil rata-rata yang tinggi dalam hasil belajar pengetahuan.