UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Dinamika angkutan perdesaan GWK di kabupaten Malang tahun 1996-2019 / Gusmaro Yoga Prasetiyo

Prasetiyo, Gusmaro Yoga - Nama Orang;

Abstrak
Transportasi memegang peranan penting bagi perkembangan sebuah wilayah. Mobilitas penduduk perlu diakomodir dengan menggunakan sarana transportasi yang efisien. Kabupaten Malang dengan wilayah yang luas dan penduduk terbanyak kedua di Jawa Timur memerlukan moda transportasi yang efektif bagi penduduknya. Salah satu yang dibutuhkan adalah Angkutan Perdesaan(Angdes) yang dapat mengakomodir penduduk di desa guna menjalankan aktifitasnya. Angkutan Gadang-Wadung-Kepanjen (GWK) merupakan angdes yang ada di Kabupaten Malang dan telah ada sejak tahun 1996. Namun perkembangan teknologi telah membuat GWK tergeser dengan transportasi lain dan beralih fungsi dari angkutan umum menjadi angkutan karyawan. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk dapat menggambarkan perkembangan dan dinamika angkutan perdesaan di Kabupaten Malang tahun 1996-2019. Berdasarkan permasalahan tersebut yang ingin dibahas dalam penelitian ini sebagai berikut (1) Bagaimana kondisi geografis dan demografis Kabupaten Malang hingga tahun 2000-an (2) Bagaimana perkembangan transportasi di Kabupaten Malang hingga tahun 1990-an (3) Bagaimana dinamika angkutan perdesaan GWK di Kabupaten Malang tahun 1996-2019 Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah. Penelitian sejarah mempunyai lima tahap yaitu pemilihan topik pengumpulan sumber kritik interpretasi dan penulisan sejarah atau historiografi. Sumber yang digunakan dalam tulisan ini meliputi arsip mengenai angkutan GWK seperti foto data terminal trayek jalan dan juga wawancara dengan pelaku sejarah seperti sopir GWK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kabupaten Malang merupakan daerah yang dikelilingi pegunungan dan memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Jawa Timur. (2) Perkembangan transportasi di Malang diawali dari transportasi tradisional seperti cikar dan dokar. Pada masa kolonial pemerintah mendirikan rel untuk kereta api dan trem. Setelah Perang Dunia kedua mobil yang pada awalnya digunakan sebagai kendaraan perang mulai dimiliki oleh perorangan dan dijadikan alat transportasi seperti oplet dan bus. Ada juga bemo dengan roda tiganya yang digantikan oleh mikrolet atau angdes karena menimbulkan polusi. (3) Pada tahun 1996 angdes GWK mulai beroperasi dan mengalami kejayaan selama satu dekade. Setelah Terminal Gadang dibongkar maka penumpang menjadi sepi dan Angdes mulai beralih fungsi dari angkutan umum ke angkutan karyawan. Jadi kesimpulannya alih fungsi angkutan GWK dipengaruhi oleh modernisasi teknologi dan masyarakat mulai memiliki kendaraan pribadi.


Informasi Detail
DDC
Rs 388.4 PRA d
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Sejarah, 2021.
Deskripsi Fisik
xii, 129 Lembar: ill. , tab. : 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03046/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. ANGKUTAN, TRANSPORTASI - SEJARAH - MALANG
2. LOCAL TRANSPORTATION - HISTORY - MALANG

Pembimbing
1. Ari Sapto; 2. Ronal Ridho'i
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik