Skripsi
Perilaku konsumtif fans JKT48 ( studi kasus : strategi pemenangan di event Senbatsu Sousenkyo pada komunitas Jinanika / Dhimas Aryo Pamungkas
Abstrak
JKT48 merupakan idol group yang berdiri pada tahun 2012. JKT48 memiliki penggemar yang banyak dan terkenal fanatik. Mereka rela mengeluarkan banyak tenaga dan dana demi hobi idoling tersebut. Dalam Event Sousenkyo JKT48 penggemar JKT48 akan saling bekerja sama agar bisa membuat oshi mereka masuk Senbatsu. Disinilah peran penting fanbase resmi dari member JKT48 akan terlihat. Tulisan ini berusaha mengulas tentang bagaimana perilaku konsumtif yang dilakukan penggemar JKT48 dalam mendukung idola mereka terutama pada fanbase Jinanika. Penelitian ini memuat dua rumusan masalah yaitu 1) Bagaimana perilaku konsumtif yang dilakukan komunitas Jinanika mendukung member favorit mereka 2) Bagaimana kontestasi antar fanbase resmi member dalam mendukung member favorit mereka di event Senbatsu Sousenkyo JKT48 Penelitian ini selama menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan tujuanya penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi langsung hasil wawancara kepada informan terkait dokumentasi studi pustaka dan catatan lapangan. Penentuan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian ini dilakukan di Mall FX Sudirman Jl. Jenderal Sudirman RT 01 RW03 Gelora Kecamatan Tanah Abang Kota Jakarta Pusat Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Proses analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara observasi dokumentasi kemudian data direduksi dengan penyederhanakan dan dalam penyajian data disusun secara teorganisir. Keabsahan data diperiksa menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggemar JKT48 telah perilaku konsumtif dalam kegiatan idoling mereka. Fanbase resmi yang menjadi wadah para penggemar JKT48 yang memiliki kepentingan yang sama memiliki peran penting dalam keberlangsungan karir member JKT48. Fanbase menjadi seperti tim pemenangan dalam suatu ajang pemilu bagi member tersebut. Mereka mengeluarkan banyak dana dan tenaga demi bisa membuat oshi mereka masuk dalam jajaran 16 besar atau senbatsu.