UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis strategi pemasaran kedai kopi menggunakan metode swot dan qspm (studi kasus pada koridor kopi Banyuwangi) / Hari Saputra

Saputra, Hari - Nama Orang;

Abstrak
Indonesia merupakan pengekspor dan penghasil kopi terbesar di dunia menempati posisi empat setelah Brazil Colombia dan Vietnam. Indonesia sendiri provinsi dengan jumlah penghasil kopi terbanyak nasional yaitu provinsi Jawa Timur dan daerah produksi kopi paling besar yaitu salah satunya Banyuwangi. Damai Fi Shulton tertarik mengambil peluang untuk membuka usaha kedai kopi yang bernama Koridor Kopi di desa Jajag Banyuwangi. Dengan keadaan geografis desa jajag yang berada di tengah kabupaten banyuwangi menjadikan desa tersebut memiliki posisi strategis sehingga banyak usaha kedai kopi berdiri. Berkembangnya usaha kopi di kabupaten Banyuwangi terutama di desa Jajag menjadikan Koridor Kopi tidak hanya dituntut mampu memasarkan produknya. Tetapi juga dituntut untuk memenangkan persaingan dengan para kompetitornya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Gambaran umum Koridor Kopi (2) Kondisi Internal dan Eksternal Koridor Kopi (3) Posisi usaha pada Koridor Kopi (4) Rumusan Strategi pemasaran Koridor Kopi (5) Keputusan strategi pemasaran yang bisa digunakan Koridor Kopi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bertujuan memperoleh dan mengumpulkan data lingkungan internal dan eksternal usaha dengan bantuan Analisis SWOT. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi dengan informan Koridor Kopi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari foto hasil survey pencatatan serta data lain yang menunjang sumber primer dari Koridor Kopi. Metode keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan metode triangulasi yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan strategi usaha Koridor Kopi berdasarkan Analisis SWOT dari segi Kekuatan (1) Varian produk lengkap Koridor Kopi (2) Harga menu Koridor Kopi terjangkau (3) Lokasi Koridor Kopi yang strategis (4) Open bar untuk konsumen (5) Display Bar yang menarik dan tempat yang bersih (6) Kualitas Layanan yang cepat dan sopan (7) Kualitas beans rasa yang baik (8) Motivasi kerja cukup baik (9) Tim yang kompeten dan solid (10) Banyak relasi pendanaan. Kelemahan (1) Kegiatan Promosi yang kurang intensif (2) Akses jalan sempit (3) Alat belum standar (4) Tempat parkir yang kurang memadai (5) Jam operasional kopi terbatas (6) Target pasar terbatas (7) Fasilitas dan Sarana yang kurang menunjang (8) Penyusunan program secara rutin belum maksimal (9) Pembukuan keuangan tidak ada (10) Kurangnya SDM. Peluang (1) Perkembangan kopi di Jajag (2) Wisata Banyuwangi yang terus berkembang (3) Semakin padatnya penduduk Banyuwangi (4) Supplier kopi yang mendukung (5) Gaya hidup masyarakat Banyuwangi (6) Mitra usaha yang mendukung (7) Komunitas atau relasi perkopian yang baik (8) Pertumbuhan ekonomi yang terus membaik (9) Media sosial mendukung (10) Bahan baku kopi melimpah. Ancaman (1) Pesaing dalam atau pesaing terdekat semakin banyak (2) Antusiasme terhadap kopi murni masih rendah (3) Harga atau bahan baku kopi yang mahal (4) Perluasan produk kopi terbatas (5) Pemutusan Kontrak Ruko (6) Pembatasan jam operasional (7) Sulitnya pelanggan menerima inovasi (8) Banyaknya produk kopi sejenis (9) Pindahnya konsumen ke pesaing lain (10) Pembubaran kerumunan konsumen. Posisi strategis berdasarkan nilai IFAS EFAS menunjukkan posisi internal Koridor Kopi cukup kuat menandakan bahwa Koridor Kopi berada di posisi kuat memanfaatkan kekuatan internal yang dimiliki untuk mengatasi kelemahan. Posisi eksternal Koridor Kopi cukup kuat. Menandakan bahwa Koridor Kopi mampu merespon dan memanfaatkan peluang dari luar untuk menghindari ancaman. Matriks IE menunjukkan bahwa Koridor Kopi berada pada sel 1 (Tumbuh dan Bina). Strategi yang cocok adalah intensif (penetrasi pasar pengembangan pasar dan pengembangan produk) atau integrasi (integrasi ke belakang integrasi ke depan dan integrasi horizontal). Hasil Matriks SWOT di dapatkan tiga belas strategi pemasaran Koridor Kopi untuk menghadapi persaingan produk kopi dipilih tiga alternatif strategi yang terbaik dari hasil nilai QSPM (1) Menjaga konsistensi kualitas beans dan rasa ditengah pesaing yang semakin banyak (ST 1) (2) Memanfaatkan komunitas atau relasi kopi untuk mengatasi target pasar terbatas (ST 2) (3) Menyediakan varian produk kopi lengkap terutama kopi specialty sejalan dengan perkembangan kopi di desa Jajag (ST 3).


Informasi Detail
DDC
Rs 658.87 SAP a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Manajemen, 2021.
Deskripsi Fisik
xi, 92 Lembar: ill. , tab. : 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03031/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang.2021
Subjek
1. MANAJEMEN PEMASARAN
2. PEMASARAN, STRATEGI
3. MARKETING MANAGEMENT

Pembimbing
1. Afwan Hariri Agus Prohimi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik