UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi kasus gangguan bahasa afasia pada anak usia dini / Ersa Rahma Diniati

Diniati, Ersa Rahma - Nama Orang;

Abstrak
Gangguan bahasa afasia merupakan gangguan yang menyebabkan perkembangan bahasa penderitanya mengalami keterlambatan. Gangguan ini terjadi karena adanya cidera pada otak. Perkembangan bahasa merupakan aspek yang penting karena akan mempengaruhi aspek-aspek perkembangan anak yang lain. Perkembangan bahasa anak terjadi sejak di dalam kandungan dan akan terus berkembang bersamaan dengan perkembangan biologis anak. Berdasarkan observasi di Klinik Anton Metode Lawang dan wawancara yang telah dilakukan peneliti ditemukan bahwa terdapat anak dengan gangguan bahasa afasia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran umum gangguan bahasa afasia pada anak usia dini di Klinik Anton Metode Lawang mendeskripsikan faktor-faktor penyebab gangguan bahasa afasia pada anak usia dini di Klinik Anton Metode Lawang dan mendeskripsikan upaya penanganan yang dilakukan oleh orangtua dan terapis untuk meningkatkan kemampuan anak dengan gangguan bahasa afasia pada anak usia dini di Klinik Anton Metode Lawang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data diperoleh dari hasil observasi wawancara dan dokumentasi. Studi kasus yang digunakan adalah studi kasus tunggal karena dalam penelitian ini hanya menggunakan satu subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MNAA mengalami gangguan bahasa afasia. Gangguan bahasa afasia menyebabkan MNAA mengalami kesulitan untuk berbicara berkomunikasi berinteraksi menulis dan membaca. Faktor yang menyebabkan MNAA mengalami gangguan bahasa afasia adalah benturan yang menyebabkan cidera otak dan kurangnya stimulus dari orangtua. Upaya penanganan yang dilakukan oleh orangtua adalah dengan membawa MNAA untuk melakukan terapi dan upaya yang dilakukan oleh terapis adalah dengan memberikan stimulus pada kegiatan terapi. Kemampuan bahasa MNAA setelah melakukan terapi cukup signifikan dilihat dari beberapa kegiatan yaitu ketika terapis menyapa MNAA sudah mau menjawab sapaan tersebut kemudian ketika bermain play card menyebutkan huruf dan angka menyebutkan nama warna dan jumlah hewan menyebutkan nama-nama anggota tubuh menulis dengan dan tanpa bantuan titik-titik dan yang terakhir saat MNAA menyampaikan keingginannnya walaupun hanya mengatakan 1-2 kata.


Informasi Detail
DDC
Rs 499.22181 DIN s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, 2021.
Deskripsi Fisik
xii, 87 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
01839/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. BAHASA INDONESIA - GANGGUAN - AFASIA
2. BAHASA INDONESIA - STUDI PENGAJARAN - GANGGUAN AFASIA
3. INDONESIAN - DISORDERS - AFASIA

Pembimbing
1. Pramono ; 2. Suryadi
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik