UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Koneksi matematis calon guru dalam mengajukan masalah matematika / Sitti Fithriani Saleh

Saleh, Sitti Fithriani - Nama Orang;

Abstrak
Ide atau gagasan yang menghubungkan objek-objek dalam matematika atau antara objek matematika dengan objek pada bidang selain matematika maupun objek dalam kehidupan sehari-hari diistilahkan sebagai koneksi matematis. Lebih dari satu koneksi matematis beserta objek-objek yang dihubungkan oleh koneksi-koneksi tersebut membentuk rangkaian koneksi matematis. Pembangunan rangkaian koneksi matematis dibutuhkan baik dalam kegiatan pemecahan masalah matematika maupun pengajuan masalah matematika. Rangkaian koneksi matematis yang dibangun calon guru pada saat mengajukan masalah matematika menjadi fenomena utama penelitian ini. Penelitian ini didasarkan pada dua gagasan utama yaitu 1) pentingnya penguasaan kemampuan pengajuan masalah matematika bagi calon guru matematika dan 2) pentingnya rangkaian koneksi matematis dalam menentukan wujud akhir dari masalah matematika yang diajukan calon guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rangkaian koneksi matematis calon guru yang dibangun pada saat mengajukan masalah matematika. Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif eksploratif. Sebanyak 73 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar berpartisipasi dalam penelitian ini. Dari partisipan itu terpilih enam calon guru untuk menjadi subjek penelitian. Instrumen utama penelitian adalah peneliti sendiri sedangkan instrumen penunjang meliputi Tugas Pengajuan Masalah dan pedoman wawancara. Tugas Pengajuan Masalah berisi situasi yang tergolong semi-structured problem-posing situations. Situasi ini menjadi dasar dalam mengajukan masalah matematika. Pengumpulan data penelitian meliputi kegiatan pemberian Tugas Pengajuan Masalah kepada partisipan memilih partisipan yang berpotensi menjadi subjek penelitian dan melakukan wawancara terhadap partisipan terpilih. Analisis data penelitian melibatkan tiga aktivitas yang berjalan beriringan yaitu kondensasi data penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rangkaian koneksi matematis yang dibangun subjek penelitian meliputi tiga kategori yaitu 1) koneksi matematis terputus 2) koneksi matematis berlanjut dan 3) koneksi matematis berkembang. Koneksi matematis terputus adalah rangkaian koneksi matematis yang dibangun selama proses pengajuan masalah dan memuat satu atau lebih koneksi yang tidak tepat sehingga menghasilkan masalah matematika yang tidak dapat diselesaikan. Koneksi matematis berlanjut adalah rangkaian koneksi matematis yang dibangun selama proses pengajuan lebih dari satu masalah matematika sehingga menghasilkan masalah simetris atau masalah berantai yang dapat diselesaikan. Koneksi matematis berkembang adalah rangkaian koneksi matematis yang dibangun selama proses pengajuan lebih dari satu masalah matematika sehingga menghasilkan masalah tidak simetris dan tidak berantai yang dapat diselesaikan. Tahapan pengajuan masalah yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lima langkah yaitu 1) ide awal atau situasi 2) pembangunan koneksi matematis 3) perangkaian data 4) pengecekan masalah dan 5) penilaian masalah. Pada tahap ide awal atau situasi semua subjek penelitian pada setiap kategori rangkaian koneksi matematis memperhatikan situasi yang diberikan. Pada tahap pembangunan koneksi matematis subjek penelitian memunculkan objek-objek matematika maupun objek-objek bukan matematika yang terkait dengan situasi. Selanjutnya subjek penelitian membuat koneksi matematis antar objek yang telah dimunculkan. Subjek pada kategori koneksi matematis terputus membuat koneksi matematis yang tidak tepat. Mereka menghubungkan segi empat dan persegi menggunakan jenis koneksi representasi. Subjek pada kategori koneksi matematis berlanjut dan koneksi matematis berkembang membuat koneksi matematis yang tepat. Mereka menggunakan jenis koneksi generalisasi atau spesifikasi untuk menghubungkan segi empat dan persegi. Jenis koneksi matematis yang dipilih untuk menghubungkan objek-objek sangat berpengaruh terhadap rumusan masalah yang dihasilkan. Pada tahap perangkaian data subjek penelitian merangkai data berupa objek-objek yang telah dimunculkan dan jenis koneksi matematis yang menghubungkan objek-objek tersebut menjadi masalah matematika. Subjek pada kategori koneksi matematis terputus membuat koneksi matematis yang tidak tepat sehingga menghasilkan masalah matematika yang tidak dapat diselesaikan. Subjek pada kategori koneksi matematis berlanjut dan koneksi matematis berkembang menghasilkan masalah matematika yang dapat diselesaikan. Perbedaan subjek pada kedua kategori tersebut terletak pada hubungan antar masalah matematika yang diajukan. Subjek pada kategori koneksi matematis berlanjut mengajukan masalah simetris atau masalah berantai sedangkan subjek pada kategori koneksi matematis berkembang mengajukan masalah matematika yang masing-masing berdiri sendiri. Masalah-masalah yang diajukan subjek pada kategori koneksi matematis berkembang tidak saling terhubung baik secara simetris maupun berantai. Pada tahap pengecekan masalah semua subjek penelitian pada setiap kategori menyelesaikan masalah matematika yang diajukan. Meskipun masalah matematika yang diajukan subjek pada kategori koneksi matematis terputus sebenarnya tidak dapat diselesaikan tetapi mereka tetap menyelesaikannya dengan berdasar pada koneksi matematis tidak tepat. Pada tahap penilaian masalah subjek penelitian mempertimbangkan berbagai aspek dari masalah matematika yang diajukan termasuk sudut pandang penjawab masalah. Perbedaan ketiga kategori rangkaian koneksi matematis terutama terjadi pada tahap pembangunan koneksi matematis dan tahap perangkaian data.


Informasi Detail
DDC
Rd 510.712 SAL k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2021.
Deskripsi Fisik
xviii, 167 lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
01980/KI/22
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. MATEMATIKA(CALON GURU) - MODEL PEMBELAJARAN
2. MATEMATIKA - STUDY AND TECHING
3. MATHEMATICS (PROTECTIVE TEACHERS) - DEVELOPMENT MODEL

Pembimbing
1.Purwanto; 2. Sudirman; 3. Erry Hidayanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik