Skripsi
Penerapan model pembelajaran teams games tournament untuk meningkatkan minat belajar sejarah siswa kelas XI DPIB 1 SMK Canda Bhirawa Pare tahun ajaran 2019/2020 / Tabita Asih Panglipur
Abstrak
Matapelajaran sejarah adalah matapelajaran yang mempelajari tentang masa lalu. Sejarah merupakan matapelajaran yang tidak kalah penting dibandingkan dengan matapelajaran lainya yang diajarkan disekolah karena dengan mempelajari sejarah akan memperkaya wawasan dan pengetahuan mengenai kehidupan manusia dari masa ke masa. Salah satu manfaat dari belajar sejarah adalah mempelajari perkembangan negara khususnya negara itu sendiri oleh sebab itu matapelajaran sejarah kini disampaikan disekolah dengan materi yang telah ditentukan. Namun pada saat ini matapelajaran sejarah di sekolah mendapat kesan negatif dari siswa. Matapelajaran sejarah terkesan membosankan dan tidak penting untuk dipelajari. Untuk menyampaikan materi pelajaran sejarah yang terdapat di sekolah sebagai seorang guru harus memperhatikan siswanya dalam memahami peristiwa-peristiwa yang disampaikan pada matapelajaran sejarah sehingga tata cara media ataupun strategi untuk menyampaikan materi sejarah harus dikemas dengan cara yang sesuai pada kemampuan siswa untuk dapat menarik minat belajar siswa dan untuk dapat dengan mudah dipahami oleh siswa. Solusi yang tepat untuk meningkatkan minat belajar sejarah siswa adalah dengan memberikan variasi model pembelajaran dalam proses belajar sejarah di kelas. Model pembelajaran yang akan dijadikan solusi adalah model pembelajaran Teams Games Tournamentyang dapat meningkatkan minat belajar siswa terhadap matapelajaran sejarah karena proses belajar dalam model pembelajaran ini menekankan pada permainan dalam grup. Penelitian ini menggunakan Classroom Action Research (CAR) untuk mengetahui bagaimana keadaan kelas sebelum model pembelajaran TGT digunakan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melalui pendekatan naturalistik. Peneliti mengharapkan agar model pembelajaran kooperatif TGT bisa diterapkan pada matapelajaran sejarah di SMK Canda Bhirawa Pare. Khususnya siswa kelas XI DPIB1 yang kurang aktif dalam pembelajaran sejarah sebelum model TGT digunakan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus untuk mencapai target. Penelitian PTK ini bersifat kolaboratif dengan guru sejarah. Dalam melakukan penelitian tersebut peneliti memperoleh informasi dari awal sampai akhir melalui observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini peneliti memusatkan subjek penelitian pada kelas XI DPIB 1 SMK Canda Bhirawa Pare dengan jumlah sampel sebanyak 17 orang siswa dengan rincian 15 orang siswa laki-laki dan 2 siswa perempuan. Adapun pengumpulan datanya dengan teknik observasi wawancara angket dan dokumentasi. Dalam beberapa temuan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini sangat membantu siswa untuk menguasai materi secara mudah dan cepat meningkatkan kepekaan siswa terhadap kondisi dalam setiap kelompok membuat siswa menghargai setiap pendapat yang diajukan oleh masing-masing kelompok dan mengajarkan siswa untuk selalu sportif. Berdasarkan hasil observasi pada siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah di kelas XI DPIB 1 SMK Canda Bhirawa Pare dengan menggunakan model pembelajaran TGT sudah sesuai dengan harapan yang diinginkan oleh peneliti.Minat siswa kelas XI DPIB 1 SMK Canda Bhirawa Pare mengalami peningkatan ketika model pembelajaran TGT tersebut diterapkan dalam matapelajaran sejarah. Hal tersebut dapat dilihat dengan antusias siswa dalam disampaikan oleh guru tanpa disuruh menjawab pertanyaan secara individu ketika tournament diterapkan dan aktif untuk bertanya. Dari angket minat siswa yang sudah diisi pada siklus I menunjukkan hasil persentase kurang minat. Hal tersebut masih belum sesuai dengan keinginan peneliti. Kemudian pada siklus II persentase minat siswa meningkat menjadi lebih minat. Dari hasil persentase siklus II tersebut sudah mencapai target yang diinginkan oleh peneliti. Siswa mengalami peningkatan pada setiap indikator yang sudah dilakukan siswa yaitu bertanya menjawab membaca dan memperhatikan.Penerapan model pembelajaran sejarah dengan menggunakan TGT mempunyai pengaruh positif yaitu dapat meningkatkan minat siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas. Penerapan model TGT juga berdampak positif bagi kerjasama siswa dalam satu kelompok.