Skripsi
Pola pengasuhan anak oleh narapidana perempuan di dalam lembaga pemasyarakatan perempuan kelas iia malang / Sri Wahyuning Fibriyanti
Abstrak
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang mempunyai fenomena yang menarik dan unik karena di dalam Lapas tersebut terdapat narapidana perempuan yang mengasuh anaknya di dalam Lapas. Lapas Perempuan Kelas IIA Malang merupakan salah satu Lapas di Jawa Timur yang khusus dihuni oleh narapidana dan tahanan perempuan. Umur anak dari Narapidana perempuan yang diasuh di dalam Lapas berusia dibawah dua tahun. Penelitian pola pengasuhan anak oleh narapidana perempuan di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan (1) pola pengasuhan anak oleh narapidana perempuan di dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Malang (2) perkembangan anak ketika diasuh oleh narapidana perempuan di dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian ini dikumpulkan menggunakan wawancara observasi dan studi dokumentasi. Sumber data yang digunakan oleh peneliti yakni narapidana perempuan yang mengasuh anaknya di dalam Lapas teman dekat narapidana perempuan yang mengasuh anaknya di dalam Lapas petugas jaga keamanan sel dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada masa pandemi peneliti mengalami keterbatasan penelitian yaitu peneliti hanya bisa melakukannya secara online sehingga berpengaruh terhadap pemerolehan data. Pada analisis data menggunakan reduksi data penyajian data penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pola pengasuhan yang diterapkan oleh narapidana perempuan terhadap anaknya cenderung menggunakan pola pengasuhan demokratis. Strategi pengasuhan yang dilakukan yaitu dengan cara seperti merawat mendidik serta memberikan kasih sayang dan cinta terhadap anak. Narapidana perempuan mengasuh anaknya di dalam Lapas mengalami hambatan (a) ruang gerak yang terbatas (b) belum bisa memberikan makanan yang bergizi untuk anak (c) harus mengikuti seluruh kegiatan Lapas dengan tetap mengasuh anaknya (d) bentuk pola pengasuhan yang dilakukan oleh narapidana perempuan disesuaikan dengan kondisi di Lapas dan (e) berperan ganda dalam mengasuh anaknya. (2) perkembangan anak ketika diasuh oleh narapidana perempuan di dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Malang dilihat dari aspek perkembangan kognitif perkembangan bahasa perkembangan fisik motorik dan perkembangan sosio emosional anak tersebut pencapaian perkembangannya sesuai dengan tahap usia perkembangannya. Perkembangan anak tersebut berupa kemampuan anak bisa berceloteh berbicara berdiri mengekspresikan perasaan dan tanggap terhadap rangsangan.