Skripsi
Unsur elemen tak tereduksi (irreducible element) realisme magis dalam novel Bumi karya Tere Liye / Ananda Farah Salsabila
Abstrak
Realisme magis adalah sebuah teori yang dirumuskan oleh Wendy B. Faris mengenai narasi yang memadukan unsur fantasi dan realita. Istilah realisme magis lahir pada 1925 melalui dunia lukis dan diperkenalkan oleh Franz Roh seorang kritikus seni Jerman. Realisme magis dapat dipahami sebagai genre fiksi suatu karya sastra yang mengangkat unsur-unsur di luar nalar manusia atau hal-hal magis yang berpadu dengan dunia nyata. Terdapat peleburan antara hal-hal yang saling bertolak belakang dalam realisme magis seperti kehidupan dan kematian kenyataan dan khayalan dan lain sebagainya. Novel Bumi karya Tere Liye yang terbit pada tahun 2014 mengangkat konsep realisme magis. Penulisan dalam novel ini mengandung petualangan imajinasi di mana para tokoh-tokoh utamanya dikisahkan bahwa mereka sedang berada dalam petualangan mencari jati diri mereka dan pencarian itu mereka lakukan hingga ke dimensi lain dimensi lain yang dimaksud adalah dunia paralel. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan kepustakaan. Data yang dikumpulkan berupa data verbal dan kebahasaan yang mengandung unsur Irreducible Element dalam sumber data berupa novel Bumi karya Tere Liye. Unsur Irreducible Element yang terdapat dalam narasi meliputi kemampuan magis tokoh-tokoh utama seperti Raib yang dapat berubah menjadi tak kasat mata Seli yang dapat memancarkan petir biru dan Ali yang dapat berubah menjadi beruang raksasa. Dalam novel ini juga terdapat objek-objek magis seperti lorong berpindah Buku Kehidupan sarung tangan Klan Matahari dan lain sebagainya. Keberadaan Dunia Paralel juga merupakan faktor yang memperkuat unsur Irreducible Element dalam novel ini.