UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Identifikasi bahaya dan risiko K3 menggunakan metode Hirarc di PT X Singosari / Riris Fitriana Lingga

Lingga, Riris Fitriana - Nama Orang;

Abstrak
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal yang harus diperhatikan dalam setiap proses kerja. Kecelakaan kerja dapatdiminimalisir dengan dengan mengetahui risiko yang ada supaya dapat dilakukan perbaikan salah satunya dengan metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). PT X adalah salah satu PT yang bekerja dengan skala besar. PT ini melakukan produksi beton bertulang besi. Pada proses produksinya tidak terlepas dari penggunaan mesin atau alat-alat produksi. Mesin berat dan peralatan produksi yang berbahaya memiliki kemungkinan untuk menimbulkan bahaya dan risiko kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja yang sering terjadi yaitu terjepit cetakan dan mata pekerja terkena api pengelasan. Selain itu berdasarkan observasi langsung ditemukan bahwa penggunaan APD belum dilaksanakan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko keselamatan kerja di area PT X Singosari. Penelitian ini menggunakan studi kualitatif dan semi kuantitatif dengan metode triangulasi. Penelitian ini dilakukan dengan identifikasi kecelakaan kerja selanjutnya menentukan risiko kecelakaan kerja dan selanjutnya melakukan analisis risiko menggunakan metode HIRARC. Hasil identifikasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja telah dilakukan dengan menggunakan tabel analisis risiko. Hasil akhir dari penelitian yang telah dilakukan di lima area kerja yang telah diteliti didapat kesimpulan bahwa tingkat pencahayaan yang belum sesuai berada di area kerja mixer dan laboratorium pengecekan beton sedangkan dibagian pembesian pencetakan dan pemuatan sudah sesuai. Tingkat suhu yang belum sesuai berada di area pembesian mixer pencetakan dan pemuatan. Sedangkan yang sudah sesuai berada di area laboratorium pengecekan beton. Tingkat kebisingan yang belum sesuai berada di area mixer sedangkan untuk bagian pembesian pencetakan pemuatan dan laboratorium pengecekan beton sudah sesuai. Hasil penilaian risiko yang telah dilakukan terdapat 11 macam risiko di area pembesian 4 macam risiko di area mixer 10 macam risiko di area pencetakan 3 macam risiko di area pemuatan dan 4 macam risiko di area laboratorium pengecekan beton. Sehingga didapatkan hasil bahwa risiko bahaya paling tinggi berada pada area pembesian sedangkan untuk risiko bahaya paling rendah berada pada area kerja pemuatan. Saran yang dapat diberikan untuk penelitian selanjutnya adalah memperbanyak indikator yang diteliti terkait lingkungan kerja memperbanyak sumber data sekunder terkait pabrik beton serta mengembangkan penelitian sejenis yang lebih mendalam.


Informasi Detail
DDC
Rs 658.382 LIN i
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, 2021.
Deskripsi Fisik
xvi, 125 lembar: ill. , tab. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
03211/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
2. METODE HIRARC
3. OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY

Pembimbing
1. Marji; 2. Muhammad Al Irsyad
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik