Skripsi
Pengembangan buku panduan pembelajaran vokasi tata busana bagi siswa Tunarungu SMALB Yayasan Putra Pancasila Malang / Ratih Hidayatul Layli
Abstrak
ABSTRAK Layli Ratih Hidayatul 2021. Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Vokasi Tata Busana bagi Tunarungu SMALB Yayasan Putra Pancasila Malang. Skripsi Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Abdul Huda M.Pd. (II) Eka Pramono Adi S.IP. M.Si. Kata Kunci Buku Panduan Pembelajaran Vokasi Tata Busana Tunarungu Hasil studi pendahuluan di SMALB YP2 Malang diperoleh data bahwa belum ada bahan ajar pembelajaran tata busana yang relevan dengan karakteristik siswa tunarungu siswa sulit memahami kalimat dengan banyak kosa kata dan materi yang bersifat abstrak siswa tidak dapat belajar secara mandiri tanpa adanya bimbingan dari guru maupun relawan yang membimbing secara langsung pada siswa tunarungu. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan buku panduan pembelajaran vokasi tata busana materi membuat taplak meja yang valid dan efektif bagi siswa tunarungu di SMALB YP2 Malang. Penelitian dan pengembangan ini mengadaptasi metode pengembangan Borg and Gall yang didalamnya terdapat sepuluh langkah penelitian namun dalam penelitian ini dimodifikasi menjadi tujuh langkah. Subjek uji coba produk yaitu tiga ahli media tiga ahli materi dan tiga praktisi (guru) serta seorang siswa tunarungu kelas XI SMALB YP2 Malang sebagai subjek. Teknik analisis data menggunakan teknik presentase pada data kuantitatif dan teknik deskriptif pada data kualitatif. Hasil pengembangan buku panduan ini diperoleh data hasil nilai rata-rata ahli media 92% (sangat valid) ahli materi 90% (sangat valid) dan praktisi 91% (sangat valid). Hasil skor akhir pre-test 38% mengalami peningkatan pada hasil skor akhir post-test 87%. Hasil pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa buku panduan pembelajaran tata busana telah layak digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran tata busana materi membuat taplak meja. Saran bagi guru adalah menggunakan buku panduan ini dan menyediakan peralatan menjahit yang sulit didapatkan siswa. Siswa disarankan untuk menyimak intruksi dari guru dan menanyakan materi yang belum dipahami kepada guru. Pengembangan beriutnya diharapkan mengkaji materi lebih dalam melengkapi dengan buku digital dan melakukan uji coba lebih luas. Diseminasi perlu dilakukan di beberapa SMALB untuk memaksimalkan pemanfaatan buku panduan.