Skripsi
Pengaruh pjbl-stem disertai penilaian formatif terhadap kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah siswa pada materi termodinamika / Syifa\'ul Hasanah
Abstrak
Termodinamika merupakan materi dasar didalam fisika yang mempelajari tentang proses transfer energi dalam bentuk panas dan kerja. Materi termodinamika merupakan materi fisika yang cukup sulit dipahami karena bersifat abstrak dan dibutuhkan pemahaman yang cukup tinggi. Beberapa penelitian telah menunjukkan kesulitan siswa pada materi termodinamika. Kesulitan siswa ini dapat berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif (KBK) dan kemampuan pemecahan masalah (KPM). KBK dan KPM menjadi komponen penting bagi siswa untuk bersaing dalam kompetensi abad 21. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan KBK dan KPM siswa namun penelitian tersebut hanya menekankan aspek kognitif dan afektif siswa sedangkan aspek psikomotoriknya belum terpenuhi. Oleh karena itu model pembelajaran PjBL-STEM dapat menjadi solusi. Jenis penilaian yang sesuai dikombinasikan dengan model ini adalah penilaian formatif. Sementara itu pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL)-STEM disertai penilaain formatif (PF) untuk mengetahui KBK dan KPM siswa masih jarang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana KBK dan KPM siswa pada materi termodinamika melalui PjBL-STEM disertai PF. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method tipe embedded experiment design. Penelitian ini menggunakan desain pretest dan posttest pada 33 siswa kelas XI MIPA SMAN 1 Sidayu menggunakan teknik purposive sampling. Siswa membuat prototipe enginering sederhana berupa termos dan mesin uap. Instrumen penelitian ini adalah instrumen tes kemampuan berpikir kreatif pada termodinamika dan instrumen tes kemampuan pemecahan masalah pada termodinamika. Tes instrumen berpikir kreatif berbentuk 4 butir soal esai dengan reliabilitas Cronbach rsquo s Alpha 0 826 (kategori sangat tinggi) dan tes instrumen pemecahan masalah berbentuk 5 butir soal esai dengan reliabilitas Cronbach rsquo s Alpha 0 922 (kategori sangat tinggi). Data penelitian dianalisis menggunakan paired t-test N-gain and d-effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL-STEM dengan PF berdampak secara signifikan terhadap KBK siswa dilengkapi dengan nilai N-Gain sebesar 0 35 (kategori sedang) dan d-effect size sebesar 2 1 (kategori tinggi). Sebelum pembelajaran siswa hanya mencapai tingkat less creative tetapi setelah pembelajaran beberapa siswa mampu memiliki tingkat creative. Namun setelah pembelajaran siswa masih memiliki kesulitan berpikir flexible tentang memikirkan berbagai cara untuk memasak air yang cepat dan efisien dan berpikir original tentang mengemukakan ide teknologi bagaimana menyediakan air bersih yang bersuhu panas dan normal. Sedangkan pada KPM siswa juga berdampak signifikan melalui PjBL-STEM disertai penilaian formatif dilengkapi dengan N-Gain sebesar 0 34 (kategori sedang) dan d-effect size sebesar 3 4 (kategori tinggi). Sebelum pembelajaran siswa hanya mencapai tingkat novice tetapi setelah pembelajaran beberapa siswa mampu memiliki tingkat expert. Namun setelah pembelajaran siswa masih memiliki kesulitan dalam memilih prinsip yang sesuai dengan persoalan sehingga keseluruhan prosedur matematika yang digunakan dan solusi yang diberikan menjadi tidak tepat. Pada penelitian mendatang direkomendasikan untuk menambahkan aspek ldquo Art rdquo dan ldquo Religious rdquo sehingga menjadi pendekatan STREAM dalam pembelajaran.