UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengembangan bahan ajar digital materi candi peninggalan Hindu-Buddha di kawasan Cagar Budaya Trowulan untuk peningkatan tourguide skill siswa “kelas x upw SMK Negeri 1 Trowulan” Kabupaten Mojokerto / Hilda Erianti

Erianti, Hilda - Nama Orang;

Abstrak
Erianti Hilda. 2021. Pengembangan Bahan Ajar Digital Materi Candi Peninggalan Hindu-Buddha di Situs Trowulan untuk Peningkatkan Tourguide Skill Siswa Kelas X UPW SMK Negeri 1 Trowulan Kabupaten Mojokerto. Skripsi Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Ismail Lutfi M.A. (II) Wahyu Djoko Sulistyo S.Pd. M.Pd. Kata Kunci Bahan Ajar Digital Candi Kawasan Cagar Budaya Trowulan Tourguide Skill R n D. Pengembangan bahan ajar sejarah dilakukan karena adanya kebutuhan yang terjadi dalam penyediaan sarana pendamping belajar mandiri siswa terutama pada kondisi pandemi seperti saat ini. Bahan ajar yang dibuat dengan inovasi baru sesuai perkembangan informasi dan teknologi tanpa mengabaikan kebutuhan utama siswa. Pengembangan bahan ajar dengan nama leaflet digital dipilih atas dasar kesesuaian bahan ajar dalam menjawab kebutuhan subjek yang dipilih yaitu siswa kelas X Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Trowulan. Kesesuaian tersebut didasarkan pada analisis kebutuhan yang diisi oleh guru mata pelajaran Sejarah Indonesia guru produktif dan siswa kelas X Usaha Perjalanan Wisata. Analisis kebutuhan tersebut di antaranya meliputi pentingnya bahan ajar sebagai pendamping belajar mandiri siswa perlunya memaksimalkan potensi sumber belajar yang tersedia di lingkungan sekitar dan keterkaitan hubungan antara mata pelajaran Sejarah Indonesia dengan jurusan Usaha Perjalanan Wisata. Bahan ajar digital merupakan bahan ajar yang dilengkapi dengan system digital salah satunya yaitu bahan ajar leaflet digital. Bahan ajar leaflet digital materi Candi Peninggalan Hindu-Buddha di Kawasan Cagar Budaya Trowulan dibuat dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas produk yang telah dibuat dalam meningkatkan psikomotorik siswa yaitu tourguide skill atau kemampuan memandu wisatawan. Produk ditujukan untuk mata pelajaran Sejarah Indonesia khusus Jurusan Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Trowulan. Proses pengembangan ini didasarkan atas model penelitian dan pengembangan yang dipilih. Model penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang digunakan adalah model ADDIE. Tahapan dari model ADDIE yaitu analisis (analyze) perancangan (design) pengembangan (development) implementasi (implementation) dan evaluasi (evaluation). Tahap analasis dilakukan dengan kegiatan analisis kebutuhan pembelajaran analisis kurikulum analisis Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) dan analisis kebutuhan guru dan siswa. Tahap perancangan yaitu melakukan penyusunan analisis Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) indikator tujuan pembelajaran materi desain dan storyboard bahan ajar serta mempelajari aplikasi yang akan digunakan dalam medesain produk bahan ajar. Tahap pengembangan yaitu melakukan pembuatan desain produk bahan ajar penyususnan materi dan pembuatan produk berupa leaflet digital. Pada implementasi yaitu dilakukan pengujian dan penilaian produk kepada ahli. Penilaian produk bahan ajar dilakukan oleh ahli media sedangkan penilaian materi pada produk bahan ajar dilakukan oleh ahli materi. Setelah dilakukannya penilaian produk oleh para ahli kemudian dilakukan tahap evaluasi produk antara sebelum dan sesudah direvisi serta kajian produk yang telah direvisi. Bahan ajar leaflet digital memiliki empat komponen yaitu tampilan leaflet digital presentasi materi hasil analisis penyusun dan situs resmi instansi pemerintah. Mengingat leaflet digital untuk mengukur tourguide skill siswa sehingga dalam leaflet digital dilengkapi dengan tips dan trik memandu wisatawan. Kelayakan penggunaan bahan ajar diukur dengan adanya validasi oleh ahli. Validasi media dilakukan oleh Bapak Dr. Henry Praherdhiono S.Si. M.Pd. Indikator validasi media yaitu meliputi pewarnaan pemakaian kata atau bahasa grafis dan desain. Presentase hasil validasi oleh ahli media yaitu 98 6 % yang termasuk dalam kategori sangat valid. Validasi materi dilakukan oleh Bapak Deny Yudo Wahyudi S.Pd. M.Hum. indikator validasi materi yaitu meliputi kesesuaian kurikulum kebenaran isi dan cara penyajian. Presentase hasil validasi oleh ahli materi yaitu 92 3 % yang termasuk dalam kategori sangat valid. Pada proses validasi tedapat satu kali revisi pada masing-masing ahli untuk menyempurnakan produk sehingga layak untuk di gunakan pendamping belajar mandiri siswa sebagai sarana menyiapkan tourguide skill siswa. Tahap akhir dari model pengembangan ADDIE yaitu tahap evaluasi. Pada tahap evluasi ini dilakukan setelah adanya saran dan kritik dari ahli media dan ahli materi. Pada tahap evaluasi ini akan menunjukkan kondisi produk antara sebelum dan sesudah revisi. Produk yang telah direvisi tentu diharapkan mampu memudahkan siswa dalam kegiatan belajar mandirinya. Uji efektivitas bahan ajar leaflet digital yakni dengan mengukur presentase pencapaian tourguide skill siswa. Indikator-indikator dalam angket pencapaian tourguide skill siswa di antaranya meliputi kemampuan melakukan pra keberangkatan tour kemampuan mengumpulkan informasi terkait objek yang akan dikunjunginya dan kemampuan menjelaskan objek yang dikunjunginya. Untuk mengukur efektivitas tersebut dilakukan dua kali uji coba kepada siswa yaitu uji kelompok kecil dan uji kelompok besar. Uji kelompok kecil terdiri dari tujuh siswa dipilih secara acak. Pada uji coba kelompok kecil ini menunjukkan presentase hasil pencapaian tourguide skill saat pre-test sebesar 42 8% dan saat post-test sebesar 98 9% sehingga selisih presentasenya yaitu 56 1%. Pada uji coba kelompok besar yang terdiri dari 30 siswa menunjukkan presentase hasil pencapaian tourguide skill saat pre-test sebesar 42 8 % dan saat post-test sebesar 78 3% sehingga selisih presentasenya yaitu 35 5%. Dari sini dapat disimpulkan bahwa bahan ajar leaflet digital materi candi peninggalan Hindu-Buddha di Kawasan Cagar Budaya Trowulan efektif untuk meningkatkan tourguide skill siswa kelas X Usaha Perjalanan Wisata SMK Negeri 1 Trowulan Kabupaten Mojokerto.


Informasi Detail
DDC
Rs 900.7 ERI p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Sejarah, 2021.
Deskripsi Fisik
xviii, 252 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
03165/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. TROWULAN KAWASAN SEJARAH
2. KAWASAN TROWULAN - BAHAN AJAR DIGITAL
3. HISTORICAL AREA QUARTER

Pembimbing
1. Ismail Lutfi ; 2. Wahyu Djoko Sulistyo
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik