UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengaruh nilai-nilai islami dan pendidikan kewirausahaan terhadap intensi kewirausahaan santri di pondok pesantren sidogiri Pasuruan dengan mindset kewirausahaan sebagai variabel mediasi / Agus Wibowo

Wibowo, Agus - Nama Orang;

Abstrak
Wibowo Agus. 2021. Pengaruh Nilai-Nilai Islami Dan Pendidikan Kewiraushaan Terhadap Intensi Kewirausahaan Santri Di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Dengan Mindset Kewirausahaan Sebagai Variabel Mediasi. Disertasi. Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Sri Umi Mintarti Widjaja S.E. M.P. Ak. (II) Dr. Sugeng Hadi Utomo M.S. (III) Dr. Djoko Dwi Kusumojanto M.Si. Kata Kunci nilai-nilai Islami pendidikan kewirausahaan intensi berwirausaha mindset kewirausahaan pondok pesantren Pendidikan kewirausahaan memainkan peran penting terhadap lahirnya pengusaha baru yang berasal dari pendidikan formal dan nonformal. Pendidikan kewirausahaan tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan mindset atau cara berpikir sikap dan efikasi diri tetapi juga membangun intensi dan skills atau keterampilan berwirausaha. Pengaruh positif tersebut mendorong negara maju dan berkembang menjadikan pendidikan kewirausahaan sebagai strategi efektif meningkatkan kuantitas wirausaha melalui jalur pendidikan formal dan nonformal. Pemerintah Indonesia sebagaimana negara berkembang lainnya juga berupaya meningkatkan jumlah wirausaha sejak dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi pendidikan nonformal pengembangan komunitas dan pondok pesantren. Pondok pesantren diakui berperan dalam melahirkan lulusan berkarakter kewirausahaan. Pondok pesantren juga telah dikenal menjadi tempat untuk menempa para santri berakhlak dan berbudi pekerti luhur ulet jujur pekerja keras serta karakter luhur lainnya. Lebih dari itu pesantren memiliki potensi dalam mendukung program pemerintah khususnya untuk meningkatkan jumlah wirausaha. Penelitian ini bertujuan melengkapi celah-celah studi sebelumnya dengan melakukan kajian secara komprehensif tentang pengaruh nilai-nilai Islami dan pendidikan kewirausahaan terhadap intensi berwirausaha santri di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan dengan mindset kewiraushaan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini mempergunakan pendekatan kuantitatif descriptive explanatory. Data berasal dari sampel santri Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan sebanyak 381 orang yang dipilih dengan proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertama nilai-nilai Islami (IV) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan (EI) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Kedua nilai-nilai Islami (IV) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pendidikan kewirausahaan (EE) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Ketiga nilai-nilai Islami (IV) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap mindset kewirausahaan (EM) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Keempat pendidikan kewirausahaan (EE) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap mindset kewirausahaan (EM) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Kelima pendidikan kewirausahaan (EE) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan (EI) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Keenam mindset kewirausahaan (EM) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan santri Pondok Pesantren Sidogiri dan Ketujuh nilai-nilai Islami (IV) berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap intensi kewirausahaan (EI) melalui mindset kewirausahaan (EM) santri Pondok Pesantren Sidogiri. Meskipun hasil penelitian ini menunjukkan pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi kewirausahaan akan tetapi perlu dilakukan dalam bentuk formal. Dengan kata lain pendidikan kewirausahaan diajarkan secara formal mulai dari tingkat Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah sehingga luarannya dapat dievaluasi dan dapat ditingkatkan lagi menjadi lebih baik. Melalui pendidikan kewirausahaan yang tertata dan sistematis diharapkan semakin banyak calon-calon wirausaha muda yang dihasilkan oleh Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Penelitian ini mempergunakan teori planned behavior (TPB) yang dikembangkan Ajzen (1991) teori human capital (HC) (Becker 1975) dan teori social cognitive (SCT) Bandura (2001). Oleh karena itu penelitan ini diharapkan memberikan tambahan wawasan literatur bagi pengembangan teori TPB HC dan SCT khususnya dikaitkan dengan nilai-nilai Islami dalam komunitas pondok pesantren. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi salah satu informasi dan sumbangan pemikiran terhadap arah kebijakan yang ditempuh pemerintah khususnya dalam meningkatkan jumlah wirausaha secara umum maupun yang bergerak dalam bisnis syariah berasal dari dunia pesantren melalui pendidikan kewirausahaan di pesantren. Penelitian ini hanya melibatkan responden santri di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan. Dengan demikian temuan penelitian ini tidak dapat digeneralisasikan untuk semua pondok pesantren lain dengan santri yang hetrogen. Selain itu perbedaan wilayah dan model pondok pesantren dapat mempengaruhi sikap terhadap kewirausahaan dan niat berwirausaha. Penelitian yang akan datang perlu melibatkan responden santri laki-laki dan perempuan serta beberapa pondok pesantren di Jawa Timur maupun seluruh Jawa dan Madura agar hasil penelitian dapat digeneralisir secara lebih luas. Selanjutnya penelitian ini dibatasi hanya pada satu kategori geografis santri di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan dengan memprediksi mindset dan intensi kewirausahaan menggunakan TPB. Hanya saja penelitian ini tidak menggunakan model TPB secara lengkap termasuk perilaku atau tindakan kewirausahaan. Terakhir data dan hasil empiris dibatasi pada tujuh nilai-nilai Islami (IV) mindset kewirausahaan dan pendidikan kewirausahaan di pesantren. Penelitian selanjutnya perlu menggunakan nilai-nilai budaya praktik dan karakteristik kepribadian lainnya (inspirasi kewirausahaan sikap kewirausahaan self-efikasi dan lain-lain) untuk mengeksplorasi lebih jauh pengaruh nilai-nilai Islami (IV) terhadap intensi kewirausahaan dengan responden dan banyak pesantren di Indonesia.


Informasi Detail
DDC
Rd 338.0407 WIB p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Ekonomi, 2021.
Deskripsi Fisik
xx, 325 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00403/KI/22
Edisi
Disertasi (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. KEWIRAUSAHAAN - STUDY DAN PENGAJARAN
2. KEWIRAUSAHAAN - SANTRI - SIDOGIRI
3. ENTREPRENEURSHIP - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Sri Umi Mintarti Widjaja ; 2. Sugeng Hadi Utomo ; 3. Djoko Dwi Kusumojanto
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik