Skripsi
Pengembangan e-handout pada materi masa mesolitik Gua Lawa Sampung dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa kelas X IPS SMAN 1 Sampung Ponorogo / Nurul Hidayati
Abstrak
Bahan ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru atau siswa untuk mempermudah proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi dan data informasi yang diperoleh dari guru mata pelajaran sejarah SMA Negeri 1 Sampung Ponorogo bahwa siswa membutuhkan bahan ajar sejarah. Selain itu buku yang digunakan sebagai bahan ajar hanya buku paket yang dipinjam dari sekolah. Terlebih siswa dalam kegiatan observasi di kelas juga menuturkan bahwa materi pembelajaran sejarah yang diajarkan di kelas masih umum dengan mengacu pada buku paket. Sementara itu siswa diperbolehkan membawa smartphone dan tersedianya jaringan internet di sekolah yang masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi tersebut memungkinkan siswa membutuhkan bahan ajar lain yang dapat digunakan untuk memperdalam materi juga pengetahuan siswa terhadap kehidupan masa mesolitik Gua Lawa Sam pung yang ada didekat siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar handout dalam bentuk aplikasi. Materi pada bahan ajar ini adalah kehidupan masa mesolitik Gua Lawa Sampung untuk kelas X IPS SMA Negeri 1 Sampung. Bahan ajar e-handout merupakan jenis bahan ajar dalam bentuk aplikasi yang dapat dibagikan melalui link kemudian diinstal pada smartphone. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Sugiyono. Model penelitian pengembangan Sugiyono memiliki sepuluh tahapan penelitian yakni potensi dan masalah pengumpulan data desain produk validasi desain revisi desain uji coba produk revisi produk uji coba pemakaian revisi produk produk akhir.Validitas produk yang dikembangkan diketahui melalui kegiatan validasi ahli materi dan validasi ahli bahan ajar. Efektivitas produk dapat diketahui melalui kegiatan ujicoba kelompok kecil dan ujicoba kelompok besar. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pengembangan bahan ajar e-handout ini sangat valid untuk digunakan. Dibuktikan dengan hasil validasi materi mendapatkan persentase sebesar 93 75% dan dari ahli bahan ajar sebesar 96 42%. Hasil uji efektivitas produk terhadap kelompok kecil pada 10 siswa menghasilkan persentase sebesar 91 5% dan uji coba kelompok besar terhadap 22 siswa menghasilkan persentase sebesar 92 04% selain itu rata-rata hasil post test siswa lebih baik dibandingkan hasi pre test sehingga bisa dikatakan bahan ajar e-handout tergolong dalam kategori sangat valid dan sangat efektif serta layak untuk digunakan dalam pembelajaran sejarah. Bahan ajar e-handout dapat dikatakan layak dan memenuhi kebutuhan sebagai bahan ajar karena unsur-unsur pada bahan ajar handout telah berdasarkan pada fungsi bahan ajar. Materi pada bahan ajar juga memenuhi syarat sebagai materi pembelajaran sejarah.