Skripsi
Pengembangan video dokumenter tentang Makam Pahlawan Kali Jahe untuk pembelajaran sejarah pada materi sejarah lokal untuk kelas XI SMA IT Asy Syadzili Sumberpasir Tumpang Kabupaten Malang / Alief Brisman Arildha
Abstrak
Adanya berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology) atau TIK dapat sangat memengaruhi tingkat kemajuan kemakmuran dan daya saing suatu bangsa sehingga kemajuan TIK tersebut dapat digunakan untuk membantu memecahkan masalah dalam masyarakat termasuk di bidang pendidikan. Sehingga pembelajaran sejarah seharusnya dapat di inovasi dan tidak terkesan monoton. Beberapa variasi cara yang dapat digunakan oleh pengajar adalah dengan menggabungkan metode pembelajarannya dengan sumber belajar hingga media pembelajaran yang inovatif dan tidak monoton. Tujuan peneliti adalah memberikan rekomendasi bagi pengajar dengan menggunakan media pembelajaran berbentuk video dokumenter diharapkan para peserta didik dapat lebih mencerna materi sejarah yang disajikan dengan maksimal. Materi yang digunakan dalam media video dokumenter ini adalah materi sejarah lokal tentang adanya pertempuran pasukan gerilya bangsa Indonesia melawan pasukan Belanda di Lembah Kali Jahe Tumpang Kabupaten Malang saat terjadi Agresi Militer Belanda ke 2 pada tahun 1948. Agar peserta didik dapat mengetahui bahwa kejadian bersejarah yang besar tidak terjadi tiba-tiba tetapi semua saling berkaitan dan juga peserta didik diajari untuk lebih peka terhadap kejadian bersejarah disekitar tempat tinggal mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R amp D Sugiyono. Video dokumenter Makam Pahlawan Kali Jahe ini telah melalui beberapa uji validasi yaitu ahli materi ahli media dan peserta didik sebagai responden serta uji efektifitas. Hasil dari validasi dari ahli materi menunjukkan persentase sebesar 93% sedangkan ahli media dengan persentase sebesar 79%. Hasil dari kedua validasi ahli materi dan media tersebut menunjukkan bahwa video dokumenter ini sangat valid dan layak diujicobakan dilapangan dengan revisi kecil. Setelah itu peneliti melakukan uji coba lapangan yaitu kepada kelompok kecil dan menunjukkan persentase sebesar 94% sehingga kategori video ini sangat layak dan untuk hasil uii coba kelompok besar atau lapangan menunjukkan persentase sebesar 75% dengan kategori layak. Selanjutnya dengan adanya batas KKM (Kriteria Kelulusan Minimal) untuk mata pelajaran sebesar 75 poin maka peneliti melakukan uji efektifitas dan setelah menggunakan media pembelajaran video dokumenter ini didapatkan nilai rata-rata nilai post-test sebesar 81 (efektif). Sehingga media pembelajaran ini dapat disimpulkan sangat valid layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran sejarah di kelas XI SMA khususnya di SMA IT Asy Syadzili.