Tugas Akhir
Analisis pengendalian internal persediaan pada Fotokopi Kertarejasa (FCK) digital printing solution /Aisyah Fatmawati Ningtiyas
Abstrak
RINGKASAN Ningtiyas Aisyah Fatmawati. 2020. Analisis Pengendalian Internal Persediaan pada Fotokopi Kertarejasa (Fck) Digital Printing Solution. Tugas Akhir. Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Vega Wafaretta S.E. M.S.A. Kata kunci Fotokopi Kertarejasa Sistem Pengendalian Internal Persediaan Fotokopi Kertarejasa (FCK) merupakan usaha yang bergerak di bidang jasa fotokopi dan dagang Alat Tulis Kantor (ATK) yang belum memiliki sistem pengendalian internal persediaan yang memadai. Masalah yang dialami oleh FCK adalah persediaan yang sering habis karena pencatatan yang kurang baik. Oleh karena itu tujuan tugas akhir ini adalah mengetahui pengendalian internal persediaan FCK saat ini dan memberikan usulan perbaikan untuk pengendalian internal persediaan FCK. Untuk menganalisis pengendalian internal persediaan peneliti menggunakan teori Commitee of Sponsoring Organization of the Tradeway Commission (COSO) dalam Internal Control-Intergrated Framework (ICIF). Terdapat lima (5) komponen pengendalian internal menurut COSO yaitu lingkungan pengendali penilaian risiko aktivitas pengendali informasi dan komunikasi serta aktivitas pemantauan. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa pengendalian internal yang dilakukan FCK saat ini adalah telah terdapat struktur organisasi tidak melakukan penilaian risiko terdapat prosedur tetapi masih sederhana tidak terdapat pencatatan dan penjurnalan atas persediaan serta pemantauan hanya secara fisik di tempat fotokopi. Dari analisis terdapat beberapa kelemahan antara lain terdapat rangkap jabatan dalam struktur organisasi antara gudang dan pelayanan pembelian yang mana hal ini menimbulkan risiko karyawan bagian gudang dapat memanipulasi catatan persediaan catatan penjualan dan fisik persediaan persediaan yang sering habis prosedur perlu dilengkapi dan perlu tambahan prosedur perlunya pencatatan persediaan dan penjurnalan serta pemantauan hanya sekilas atas fisik dan catatan penjualan. Dari kelemahan tersebut maka perbaikan yang diperlukan adalah pemisahan tugas yang jelas perbaikan dan penambahan prosedur seperti prosedur penerimaan persediaan pengeluaran persediaan dan penyimpanan persediaan yang disertai dengan dokumen membuat jurnal secara lengkap terkait pembelian penjualan persediaan pendapatan fotokopi pengeluaran kas penerimaan kas dan perhitungan fisik serta melakukan pemantauan baik catatan maupun fisik persediaan.