Tugas Akhir
Kinerja campuran ac-wc dengan bahan tambah plastik pet (polyethylene terephthalate) terhadap parameter marshall / Muhammad Shaifi Aminulloh
Abstrak
Sampah botol plastik PET merupakan sampah yang paling banyak meyumbang sampah dilaut karena pemakainnya yang sekali pakai dan banyaknya masyarakat yang mengkonsumsi air minum pada botol sekali pakai. Untuk mengurangi sampah plastik PET maka dilakukan dengan memanfaatkan sampah tersebut untuk campuran laston AC-WC karena plastik PET sifatya sama dengan aspal yaitu thermoplastis maka plastik PET diharapkan mampu meningkatkan kualitas laston AC-WC Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bahan campuran pada lapis AC-WC dan mengetahui hasil pengujian AC-WC dengan bahan tambah botol plastik PET terhadap parameter Marshall untuk mendapatkan hasil pengujian Marshall yang maksimal dan mendapatkan kadar PET terbaik pada campuran AC-WC. Metode penelitian meliputi (1) Persiapan alat dan bahan (2) Pengujian agregat aspal dan filler (3) Pembuatan benda uji untuk mencari nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan kadar aspal 5% 5 5% 6% 6 5% dan 7% (4) Pengujian Marshall untuk mencari nilai KAO (5) Pembuatan benda uji dengan bahan tambah plastik PET pada campuran. Pencampuran dilakukan dengan metode basah dengan kadar PET 0% 3% 6% 9% dan 12% (6) Pengujian Marshall pada penambahan plastik PET pada campuran AC-WC untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Spesifikasi campuran dan pengujian bahan mengacu pada Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 Divisi 6 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pengujian karakteristik bahan penyusun campuran AC-WC yang terdiri dari agregat kasar agregat halus aspal pen 60/70 dan filler telah memenuhi spesifikasi dan layak digunakan sebagai campuran AC-WC (2) Nilai parameter Marshall pada campuran AC-WC dengan bahan tambah plastik PET menunjukkan bahwa nilai stabilitas dan MQ mengalami peningkatan sampai titik puncak maksimum kemudian mengalami penurunan kembali seiring penambahan kadar PET yang digunakan. Nilai VIM dan VMA mengalami penurunan seiring bertambahnya kadar PET yang digunakan. Nilai flow dan VFA mengalami peningkatan seiring penambahan plastik PET yang digunakan. Dari nilai parameter tersebut didapatkan nilai Kadar Plastik Optimum sebesar 3%.