Skripsi
Teknik pewarnaan bergradasi pada kriya batik: (studi kasus rumah industri batik gangsar ngaidin Kabupaten Jember) / Fajriah Etti Afmiati
Abstrak
Gangsar Ngaidin merupakan salah satu rumah industri batik di Kabupaten Jember yang memiliki kekhasan warna pada batik tulis produksinya. Warna yang khas tersebut dihasilkan dengan teknik pewarnaan bergradasi dan digunakan untuk menarik konsumen lebih memilih batik tulis serta meminimalisir kegagalan produk akibat warna tidak rata. Dalam teknik pewarnaan ini pengrajin menggunakan campuran bahan pewarna berupa pupuk Urea. Hal ini merupakan permasalahan yang unik dan menarik karena teknik pewarnaan ini tidak lazim digunakan. Baik oleh sentra batik di Indonesia khususnya Kabupaten Jember sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan prosedur pewarnaan batik bergradasi dari pemanfaatan pupuk Urea sebagai bagian dari proses pewarnaan batik yang diproduksi oleh rumah industri batik Gangsar Ngaidin. Kemudian dapat dilakukan analisis tentang teknik pewarnaan pada batik bergradasi tersebut. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan analisis dokumen. Pada akhir penelitian diperoleh hasil bahwa proses pewarnaan untuk menghasilkan warna bergradasi pada seni kriya batik sebenarnya sama saja dengan proses pembuatan batik menggunakan pewarna sintetis Remasol pada umumnya. Akan tetapi ada komponen proses penaburan pupuk Urea yang membutuhkan lebih banyak waktu tenaga serta keadaan cuaca yang cerah sebab cuaca sangat mempengaruhi proses peluruhan pupuk Urea tersebut. Teknik pewarnaan bergradasi menggunakan pupuk Urea sebagai bahan tambahan pewarna hanya digunakan untuk kain batik tulis produksi rumah industri batik Gangsar Ngaidin dengan motif yang jarang/renggang.