Skripsi
Hubungan kemampuan berpikir kreatif dan pengalaman bermakna saat prakerin dengan persepsi terhadap karier di bidang teknologi listrik pada siswa kelas xii program keahlian teknik ketenagalistrikan di Kota Malang / Agnest Irda Hanifatin Nur Auliya
Abstrak
Siswa SMK teknik ketenagalistrikan sebagai calon tenaga kerja penting untuk mempunyai persepsi positif terhadap karier di bidang teknologi listrik. Persepsi positif ini muncul karena dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu kemampuan berpikir kreatif dan pengalaman bermakna saat prakerin. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tingkat persepsi terhadap karier di bidang teknologi listrik (Y) kemampuan berpikir kreatif (X1) dan pengalaman bermakna saat prakerin (X2) (2) mengungkap signifikansi hubungan antara X1 dan Y (3) mengungkap signifikansi hubungan antara X2 dan Y (4) mengungkap signifikansi hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional yang bersifat ex post facto. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XII Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan di Kota Malang sebanyak 97 responden. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik purposive sampling tipe sampel jenuh. Pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Tingkat reliabilitas variabel X1 X2 dan Y secara berurutan adalah 0 919 0 904 0 914. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif analisis korelasi parsial dan regresi berganda uji prasyarat analisis dan analisis sumbangan efektif-relatif menggunakan bantuan SPSS. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah tingkat Y dalam kategori tinggi dengan persentase 44 33% tingkat X1 dalam kategori tinggi dengan persentase 40 20% dan tingkat X2 dalam kategori tinggi dengan persentase 47 4%. Hubungan secara parsial antara X1 dan Y mempunyai nilai sig. (0 000 lt 0.05) dan koefisien korelasi sebesar 0 413. Hubungan secara parsial antara X2 dan Y mempunyai nilai sig. (0 001 lt 0.05) dan koefisien korelasi sebesar 0 343. Hubungan secara simultan antara X1 dan X2 dengan Y mempunyai sig. F (0 000 lt 0.05) dan koefisien korelasi sebesar 0 616. Kontribusi masing-masing variabel terhadap Y untuk sumbangan efektif X1 sebesar 21 8% X2 sebesar 16 1% dan sumbangan relatif X1 sebesar 57 5% X2 sebesar 42 5%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) tingkat Y X1 dan X2 dalam kategori tinggi (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara parsial antara X1 dan Y (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara parsial antara X2 dan Y dan (4) terdapat hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara X1 dan X1 dengan Y.