Skripsi
Pengaruh lama penyinaran dan penambahan bakteri potensial terhadap pertumbuhan chlorella vulgaris / Maghfira Selia Irawati
Abstrak
Energi fosil dalam bentuk minyak bumi gas dan batu bara merupakan energi yang tidak terbarukan dan masih mendominasi pola konsumsi energi dunia termasuk Negara Indonesia sehingga hal ini menjadi tantangan besar yang dapat menjadi ancaman pada sektor energi karena ketersediaannya yang terbatas. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut yaitu menggunakan bahan alternatif untuk energi terbarukan yang bersifat ramah lingkungan salah satunya dengan cara budidaya mikroalga. Mikroalga Chlorella vulgaris menjadi kandidat yang sangat potensial untuk pengembangan biofuel karena produktivitas lipidnya yang tinggi yaitu 28-32% dari berat keringnya memiliki pertumbuhan yang cepat mudah dibudidayakan serta dapat tumbuh pada kondisi yang ekstrim dalam waktu yang lama. Budidaya mikroalga dapat dilakukan dengan cara co-culture untuk meningkatkan pertumbuhannya. Lama penyinaran juga berperan dalam peningkatan produksi mikroalga sehingga perlu di lakukan optimasi lama penyinaran pada kultur antara mikroalga dan bakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyinaran penambahan bakteri potensial serta mengetahui interaksi antar kedua faktor tersebut terhadap pertumbuhan sel Chlorella vulgaris. Pada penelitian ini menggunakan 2 faktor perlakuan yaitu lama penyinaran dan penambahan bakteri potensial. Bakteri potensial yang ditambahkan pada kultur Chlorella vulgaris yaitu bakteri penambat nitrogen dari Ranu Pani bakteri amilolitik dari Ranu Ngebel dan bakteri pelarut fosfat dari Ranu Grati. Variasi lama penyinaran yang digunakan yaitu 6 jam 12 jam 18 jam dan 24 jam. Hasil uji analisis varian dua faktorial data rerata pertumbuhan sel Chlorella vulgaris menyatakan bahwa perlakuan lama penyinaran berpengaruh terhadap pertumbuhan sel Chlorella vulgaris sedangkan penambahan bakteri potensial dan interaksi antara kedua faktor tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan sel Chlorella vulgaris.