Skripsi
Penguatan pendidikan karakter pada siswa kelas XI IIS 1 dan XI IIS2 pada mata pelajaran sejarah Indonesia di SMA Muhammadiyah 6 Karangasem Lamongan / Muhammad Duta Prayoga
Abstrak
Kurikulum 2013 saat ini telah direvisi dengan mengintegrasikan beberapa unsur dalam pembelajaran dan penilaiannya seperti penguatan pendidikan karakter gerakan literasi sekolah higher order thingking skills (HOTS) dan empat cs (creativity critical thinking collaboration communication). Kebijakan penguatan pendidikan karakter ini terintegrasi dalam gerakan nasional revolusi mental (GNRM) yaitu perubahan cara berpikir bersikap dan bertindak menjadi lebih baik bahwa nilai-nilai pada PPK ada lima poin yaitu religius nasionalis gotong royong mandiri dan integritas. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pada penelitian kualitatif peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menujukan bahwa pembentukan karakter tampak dalam RPP dan silabus dalam penguatan karakter pada kelas XI IIS menunjukan bahwa untuk religiusitas adanya kegiatan mengaji sebelum jam pelajaran dimulai nasionalis melihat kedisiplinan siswa masuk kelas tepat waktu serta disiplin dalam berpakian seragam sekolah dan baik kelas XI IIS 1-XI IIS 2 kemandirian kesadaran sadar dengan tugas yang telah di beriakan oleh guru dan dan guru pengajar mengunakan metode diskusi untuk melatih public speaking dan gotong royong saling membantu mengambilkan absen kelas di kantor saat kesulitan dalam mengerjakan tugas kelompok guru memberitau jalan kepada siswa. Kesimpulan pada penelitian ini penguatan pendidikan karakter dalam mata pelajaran sejarah yakni dengan banyak cara agar pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah Indonesia di SMA Muhammadiyah 6 dapat terbentuk pada diri siswa. Penguatan karakter bukan saja dari program pemblajaran di dalam kelas melainkan penguatan pendidikan karakter dari ekstrakulikuler salah satunya adalah pengolahan hasil laut (PHL) diselenggarakan pada SMA Muhammadiyah 6 Karangasem.