UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Strategi pengembangan kampung budaya polowijen Kecamatan Blimbing Kota Malang / Shintia Gita Widyanti

Widyanti, Shintia Gita - Nama Orang;

Abstrak
Kota Malang bersama Kota Batu dan Kabupaten Malang menjadi salah satu ikon wisata Jawa Timur sekaligus daerah tujuan wisata favorit di Indonesia. Salah satu destinasi wisata yang menjadi andalan Kota Malang adalah kampung tematik. Saat ini kampung tematik menjadi garda terdepan dalam pembangungan pariwisata di Kota Malang. Kampung Budaya Polowijen (KBP) merupakan salah satu kampung termatik yang ada di Kota Malang terletak di RW 02 Kelurahan Polowijen Kecamatan Blimbing. Sesuai dengan namanya Kampung Budaya Polowijen mengusung tema budaya dan tradisi asli Kota Malang. Di kawasan Kampung Budaya Polowijen terdapat situs bersejarah Polowijen yaitu Sumur Windu yang merupakan tempat pemandian Ken Dedes dan makam Tjondro Soewono (Mbah Reni) yang merupakan Empu Topeng Malangan. Penelitian ini membahas kriteria dan alternatif kebijakan yang perlu diperhatikan dalam upaya menentukan strategi pengembangan Kampung Budaya Polowijen. Kriteria kebijakannya adalah aspek aktor (SDM) aspek atraksi (daya tarik) aspek fasilitas dan aspek promosi yang masing-masing memiliki alternatif-alternatif kebijakan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prioritas kriteria kebijakan dan prioritas alternatif kebijakan dalam strategi pengembangan Kampung Budaya Polowijen. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dan menganbil sempel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi wawancara kuesioner dan dokumentasi. Dalam penelitian menggunakan analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan strategi pengembangan Kampung Budaya Polowijen. Berdasarkan hasil analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) kriteria kebijakan yang menjadi prioritas utama adalah aspek aktor dengan nilai priority vector sebesar 0 504. Selanjunya prioritas kedua adalah aspek atraksi dengan nilai priority sebesar 0 290. Selanjutnya prioritas ketiga adalah aspek fasilitas dengan nilai priority sebesar 0 119. Dan priorits terakhir adalah aspek promosi yang memiliki nilai priority vector terendah yaitu sebesar 0 087. Sedangkan dari keseluruhan alternatif kebijakan pengembangan yang digunakan masyarakat menjadi prioritas utama dengan nilai priority vector sebesar 0 271. Pagelaran event budaya menjadi prioritas kedua dengan nilai priority vector sebasar 0 156. Sedangkan membangun homestay menjadi prioritas terakhir dengan nilai priority vector sebesar 0 011.


Informasi Detail
DDC
Rs 338.4791 WID s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ekonomi dan Studi Pembangunan, 2021.
Deskripsi Fisik
xiv, 83 lembar : il. ; 30 cm.
Bahasa
Indonesia
No Reg
00338/KI/22
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2021
Subjek
1. PARIWISATA - PENGEMBANGAN
2. KAMPUNG BUDAYA POLOWIJEN
3. TOURISM - DEVELOPMENT

Pembimbing
1. Hadi Sumarsono
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik