Tesis
Analisis variasi genetik berdasarkan biogeografi hama walang sangit (leptocorisa oratorius, f.) gen cytochrome c oxidase subunit ii (cox2) dna mitokondria di Jawa Timur / Itsna Fauziyyah
Abstrak
RINGKASAN Fauziyyah Itsna. 2021. ldquo Analisis Variasi Genetik Berdasarkan Biogeografi Hama Walang Sangit (Leptocorisa oratorius F.) Gen Cytochrome C Oxidase Subunit II (COX2) DNA Mitokondria Di Jawa Timur rdquo . Tesis Program Studi Megister Biologi Pasca Sarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Agr. Mohammad Amin M.Si (Alm.) (II) Prof. Dr. Ir. Suhadi M.Si. Kata kunci Biogeografi COX2 Leptocorisa oratorius Filogenetik Hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) menyerang tanaman padi hingga menyebabkan gagal panen di Jawa Timur. Strategi pengendalian hama harus disesuaikan dengan persebaran geografi dan jarak genetik agar tidak menyebabkan resistensi hama akibat penanganan yang tidak tepat pada populasi hama di tempat yang berbeda. Studi rinci tentang penanda molekuler perlu di lakukan seperti kromosom dan DNA mitokondria yang digunakan sebagai determinan karakter genotip untuk mengembangkan manajemen praktek upaya pengendalian hayati hama pada lahan pertanian. Penelitian ini dilakukan dengan analisis sekuen DNA mitokondria Cytochrome C Oxidase Subunit II (COX2) untuk menganalisis variasi genetik hama walang sangit (Leptocorisa oratorius) berdasarkan biogeografi di wilayah Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan yaitu ekstraksi DNA menggunakan metode isolasi The Wizard Genomic DNA Purification Kit Promega. Amplifikasi gen COX2 dengan primer Leptocorisa oratorius (F) -5 rsquo ACA AGA TGC AAT ATC CCC TT 3 rsquo dan Leptocorisa oratorius (R) -5 rsquo TGG TTT AAG AGA CCA ATG CT 3 rsquo . Visualisasi gen target hasil amplifikasi seluruh sampel menunjukkan fragmen DNA sepanjang 800 bp ndash 900 bp. Analisis panjang basa komposisi nukleotida menghitung jarak genetik dan membuat pohon filogenetik menggunakan software Mega 7.0. Rekonstruksi pohon filogenetik dilakukan dengan pendekatan Distance based method dan Character based method yaitu Neighbor-Joining (NJ) dan Maximum Likelihood (ML). Analisis haplotype network menggunakan software Network v10.2.0.0. Hasil Analisis filogenetik berdasarkan sekuen gen COX2 dengan metode Neighbor Joining dan Maximum Likelihood menunjukkan hasil yang sama yaitu sampel hama walang sangit daerah (Malang Mojokerto dan Bondowoso) merupakan sampel yang paling berkerabat dekat yang berada pada satu internal klaster Sedangkan sampel (Gresik dan Magetan) memisah dengan sampel lain begitu juga dengan sampel (Trenggalek). Jarak genetik pada keenam individu memiliki nilai jarak genetik yang berbeda. Biogeografi pada walang sangit didasarkan pada haplotype network memperlihatkan haplotype pada tiga internal klaster. Pola haplotype network menunjukkan distribusi haplotype konsisten terhadap hasil rekonstruksi pohon filogenetik.