Skripsi
Pengaruh suhu dan curah hujan terhadap kondisi paramater biofisik mangrove di pantai timur Surabaya / Afandi Aldin Augustiawan
Abstrak
Kawasan Mangrove Pantai Timur Surabaya merupakan ekosistem mangrove terbesar di Jawa Timur yang menjadi pusat penghijauan di kawasan perkotaan Surabaya. Mangrove sangat rentan terhadap perubahan iklim secara langsung namun belum terdapat studi spesifik tentang iklim dan mangrove di Pantai Timur Surabaya. Oleh karena itu studi dilakukan untuk menganalisis dan memantau perubahan ekosistem mangrove untuk membantu pengelolaan sumber daya yang efektif. Penelitian ini menggunakan berbagai produk data MODIS untuk pemantauan spatio-temporal mangrove antara tahun 2000 hingga 2021. Pemantauan kondisi mangrove menggunakan tiga parameter biofisik yaitu klorofil (CHL) Leaf Area Index (LAI) dan Gross Primary Production (GPP). Dilakukan pula analisis data meteorologi yaitu curah hujan dan suhu jangka panjang untuk mengetahui hubungan dengan karakteristik biofisik mangrove. Uji regresi untuk mengungkapkan hubungan (-) dengan CHL dan ( ) dengan LAI dan GPP. Korelasi antara parameter meteorologi dan karakteristik biofisik mangrove memungkinkan prediksi kondisi dan produktivitas mangrove pada tahun 2050 dengan memasukkan proyeksi data iklim (suhu dan curah hujan) RCP 4.5. Pada tahun 2050 karakteristik biofisik LAI GPP dan CHL diproyeksikan akan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 2 2% 0 57% 4 9%. Studi ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk pencegahan maupun mempersiapkan kondisi buruk di masa depan di Kawasan Mangrove Pantai Timur Surabaya.