Skripsi
Adaptive mobile learning bermuatan self-directed learning pada mata pelajaran pemrograman dasar untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa kelas x kompetensi keahlian RPL / Ahmad Ramadhani
Abstrak
Bagi guru dan siswa fenomena pembelajaran di era pandemi Covid-19 memaksa mereka untuk melaksanakan proses pembelajaran dari rumah masing ndash masing secara daring. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMKN 12 Malang SMKN 5 Malang dan SMKN 2 Singosari diperoleh data bahwa (1) di masa pandemi saat ini guru mengalami kesulitan menyajikan materi sesuai dengan gaya belajar siswa (2) mata pelajaran pemrograman dasar sulit dipahami oleh siswa dikarenakan beberapa materi bersifat abstrak dan memuat istilah ndash istilah asing yang tidak familiar bagi siswa (3) guru mengalami kesulitan dalam menanamkan pengalaman belajar kepada siswa melalui kegiatan praktik dan (4) penggunaan smartphone yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh siswa pada saat proses belajar mengajar. Salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut perlu adanya pengembangan adaptive mobile learning. Media pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran self-directed learning. Alasan peneliti memilih model pembelajaran self-directed learning dikarenakan lebih memberi keleluasaan siswa dalam mengelola hak belajarnya yang nantinya mengarah pada kemandirian belajar. Model penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model Four-D (4-D) yang terdiri dari empat tahapan yaitu (1) pendefinisan (2) perancangan (3) pengembangan (4) penyebaran. Berdasarkan hasil validasi ahli media didapatkan rerata persentase sebesar 87 05% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil validasi ahli materi didapatkan rerata persentase sebesar 89 98% dengan kategori sangat valid. Pada tahap uji coba kelompok kecil didapatkan rerata persentase sebesar 87 38% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil tahap uji kelompok besar didapatkan rerata persentase sebesar 88 37% dengan kategori sangat valid. Hasil pengukuran tingkat motivasi belajar sebelum dan setelah siswa menggunakan media pembelajaran A-PEM sebesar 75 85% dengan kategori tinggi dan 80 53% dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan kriteria validitas tersebut media pembelajaran adaptive mobile learning bermuatan self-directed learning layak diimplementasikan dalam pembelajaran pemrograman dasar serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.