Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality dalam mata kuliah pengelasan dan penyambungan dasar Oxy Acetylene Welding (OAW) / Fadliyanti Firdausia
Abstrak
Pandemi COVID-19 mengakibatkan perubahan dalam dalam keterbatasan dalam berbagai hal. Hal ini terjadi mulai dari hal yang umum hingga khusus termasuk kegiatan belajar mengajar. Keterbatasan kegiatan pembelajaran tersebut juga terjadi pada dunia kampus dan salah satunya di Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang (UM) tempat lulusan yang menyiapkan para tenaga trampil pada bidang pemesinan. Namun pembatasan kegiatan pembelajaran dalam skala besar menyebakan peralihan sistim belajar dari kelas nyata kepada kelas maya sehingga keadaan pada workshop G2 terlihat tidak adanya aktivitas pembelajaran. Berkaitan dengan itu salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa pada Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang adalah mata kuliah Pengelasan dan Penyambungan Dasar. Pada mata kuliah Pengelasan dan Penyambungan Dasar terdapat materi pembelajaran pengelasan Oxy Acetylene Welding (OAW). Metode pembelajaran saat ini menggunakan metode ceramah tanya jawab demonstrasi dan penugasan. Situasi pandemic covid-19 juga menjadi kendala dan keterbatasan waktu praktikum sehingga menuntut mahasiswa untuk memahami pembelajaran teori dan praktik pengelasan yang baik padahal pemahaman setiap mahasiswa berbeda-beda. Oleh karena itu pengembangan media pembelajaran berbasis Augmented reality yang terdiri dari modul pengelasan OAW beserta aplikasi perlu dilakukan sebagai solusi dari kegiatan pembelajaran praktik pengelasan dan penyambungan dasar OAW. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang interaktif dan diuji kelayakannya sehingga mampu menjadi media yang menunjang serta digunakan dalam pembelajaran berkelanjutan. Pada Penelitian vi dan Pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 langkah kerja dimana akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah yang akan ditempuh yaitu studi pendahuluan desain dan pembuatan produk validasi ahli revisi validasi ahli uji coba kecil revisi akhir final produk. Validasi ahli terdiri dari ahli media dan ahli materi. Sampel uji coba kecil terdiri dari 23 mahasiswa yang mewakili Prodi S1 Pendidikan Teknik Mesin. Hasil data deskriptif yang diperoleh sesuai dengan rumus serta kriteria penilaianyang telah ditetapkan menghasilkan data dari validas ahli media sebesar 96 7% dimana kategori sangat layak untuk media pembelajaran ini hasil validasi ahli materi 92 1% dimana kategori sangat layak untuk materi pengelasan pada media ini dan uji coba produk 86 5% dimana dikategori sangat layak untuk media pembelajaran ini digunakan sebagai sarana penunjag minat belajar peserta didik. Pemanfaatan dalam jangka panjang sesuai dengan kondisi lapangan merupakan salah satu keungglan media pembelajaran ini. Tidak hanya digunakan pada keadaan pandemi COVID-19 saja tetapi tetap dapat digunakan jika keadaan telah normal kembali sebagai sarana penunjang pembelajaran jarak jauh bagi tenaga pendidik dan peserta didik khusunya yang berkecimpung dalam bidang Teknik Mesin.