Disertasi
Pengaruh aspek individual terhadap kinerja pengelola dan keberhasilan program paket c pada pusat kegiatan belajar masyarakat di Malang Raya / Sucipto
Abstrak
Kehadiran peran dan kontribusi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di tengah kehidupan masyarakat secara umum dinilai berhasil dalam meningkatkan kemampuan literasi berdampak nyata bagi peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pembangunan peningkatan adaptasi terhadap perubahan dan kemajuan teknologi peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan pemenuhan kebutuhan serta peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat. Kinerja pengelola dan keberhasilan program Paket C pada PKBM adalah fakta yang tidak mungkin muncul dengan sendirinya pasti ada fakta lain yang kemunculannya menjadi faktor berpengaruh terhadap kinerja dan keberhasilan tersebut. Berdasarkan hasil riset dan kajian teori prilaku organisasi maka ciri atau aspek individual pengelola yang diangkat sebagai variabel eksogen dalam penelitian ini terdiri atas pengalaman kerja persepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja pengelola. Sedangkan variabel endogen terdiri atas kinerja pengelola dan keberhasilan program Paket C pada PKBM. Penelitian ini bertujuan selain mendeskripsikan kinerja pengelola dan keberhasilan program Paket C sebagai variabel endogen serta variabel eksogen yang terdiri atas pengalaman kerja pesrsepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja pengelola juga untuk mengetahui pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen pengaruh langsung pengaruh mediasi dan pengaruh moderasi secara parsial dan secara total. Penelitian kuantitatf jenis deskriptif analitis ini menggunakan desain korelasi sebab akibat. Pengambilan sampel secara proportional cluster random sanpling. Berdasar formula ldquo Slovin rdquo dengan error 0 5% diperoleh besar sampel sebanyak 104 orang pengelola program Paket C diambil secara acak dan proporsional dari PKBM terpilih pada masing-masing klaster wilayah. Pengumpulan data memakai angket kemudian dianalisis dengan teknik partial least square structural equation models dengan bantuan program SmartPLS 3.0. Validitas konvergen dan deskriminan serta reliabilitas model pengukuran seluruhnya di atas 0 90 gt 0 7 berarti sangat baik. Nilai R sup2 dan Q sup2 variabel endogen di atas 0 68 gt 0 67 serta nilai SRMR 0 064 lt 0 08 berarti sangat kuat dan sangat sesuai dengan kerangka pemikiran teoritik serta layak untuk dilanjutkan dengan pengujian hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini pertama keberhasilan program Paket C tahun 2021 secara keseluruhan memperoleh nilai mean sebesar 5 57 atau 79 6% kategori tinggi atau berhasil dengan baik kinerja pengelola program Paket C secara keseluruhan memperoleh nilai mean sebesar 5 11 atau 73% kategori tinggi terlaksana dengan baik. Kedua pengalaman kerja persepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja pengelola secara keseluruhan memperoleh mean sebesar 4 85 atau 69 3% kategori tinggi dan terbangun dengan baik. Pengaruh langsung secara parsial variabel eksogen terhadap variabel endogen masing-masing memperoleh nilai t-Statistik gt t-Tabel dan p-Values lt 0 05 signifikan dan positif. i Efek mediasi kinerja pengelola pada hubungan kausal pengalaman kerja persepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja terhadap keberhasilan program Paket C masing-masing memperoleh nilai t-Statistik gt t-Tabel dan p-Values lt 0 05 signifikan dan positif. Efek moderasi pengalaman kerja pada hubungan kausal pengaruh persepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pengelola dan keberhasilan program Paket C masing-masing juga memperoleh nilai t-Statistik gt t-Tabel dan p-Values lt 0 05 signifikan dan positif kecuali moderasi pengalaman kerja pada hubungan kausal komitmen organisasi terhadap keberhasilan program Paket C tidak sigifikan dan negatif. Direkomendasikan kepada peneliti dan akademisi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) dapat melakukan kajian dan penelitian lanjut untuk mengkonfirmasi atau mengeksaminasi temuan penelitian yang masih berupa pengetahuan substantif ini agar dapat menjadi ilmu pengetahun atau teori formal yang mapan dalam konteks PLS. Kepada praktisi khususnya penyelenggara PKBM hendaknya hendaknya aspek individual yang meliputi pengalaman kerja persepsi kerja komitmen organisasi dan disiplin kerja pengelola tetap dijaga dan terus dipupuk serta ditingkatkan agar kontribusinya terhadap kinerja pengelola dan keberhasilan Program Paket C ke depan semakin signifikan dan semakin positif selanjutnya semakin dirasakan dampak positifnya keberadaan dan kemanfaatan PKBM bagi masyarakat luas