Skripsi
Efek pemberian olahraga ringan terhadap ekspresi betatrophin pada wanita obesitas usia muda / Fatma Yuni Reformawati
Abstrak
Obesitas merupkan gangguan kesehatan yang menjadi peyebab kematian nomor lima di dunia dan berpotensi memicu timbulnya penyakit kronik tidak menular dan degeneratif. Penyebab obesitas salah satunya dikarenakan pengaruh kerja hormon. Betatrophin termasuk hormon yang terlibat dalam kejadian obesitas karena berperan dalam metabolisme lipid dan glukosa. Pemberian treatment berupa olahraga ringan diharapkan dapat menurunkan kadar betatrophin dalam peredaran selama 24 jam. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Pengukuran kadar betatrophin menggunakan kit ELISA dari Wuhan EIAab Science Co. Ltd. Sampel yang digunakan yaitu wanita obesitas berusia muda dengan kriteria inkusi memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) ge 25 kg/M2 berusia 18 ndash 25 tahun dan tidak merokok. Hasil yang diperoleh pada kelompok after treatment 24 jam yaitu terdapat perbedaan kadar betatrophin secara nyata jika dibandingkan dengan kelompok before treatment. Hasil berlawanan ditemukan pada kelompok 10 menit dan 6 jam pasca treatment yaitu kadar betatrophin menurun jika dibandingkan dengan before treatment. Tiga perlakuan (kontrol interval continue) pada kelompok after treatment 24 jam tidak ditemukan perbedaan signifikan akibat diberikan olahraga ringan. Olahraga ringan ditargetkan dapat menjadi terapi non farmakologis untuk menjaga stabilitas betatrophin dan menurunkan angka obesitas.