Skripsi
Modifikasi budaya tradisi larung sesaji di Desa Tambakrejo, Kabupaten Blitar / Zulvida Maya Rizqi Mellina
Abstrak
Tradisi larung sesaji di beberapa daerah mengalami tantangan yang mampu menghambat keberlanjutan tradisi. Akan tetapi hal tersebut berbeda dengan tradisi larung sesaji yang berada di desa Tambakrejo Kabupaten Blitar. Tradisi ini justru ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda secara nasional karena mengalami modifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan modifikasi tradisi larung sesaji di Desa Tambakrejo dengan perubahan struktur budaya dan agen selain itu untuk mendeskripsikan dampak adanya modifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. Dalam menentukan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga momen yang mendorong modifikasi tradisi larung sesaji yaitu masa tradisional masa transisi dan masa moderen. Tradisi larung sesaji tampak tetap bertahan dari waktu ke waktu hingga saat ini menunjukkan kondisi morphostatis. Adanya adaptasi agen di setiap momen mengakibatkan struktur dan budaya ikut bergeser yang menunjukkan kondisi morphogenesis