Skripsi
Konflik peran buruh tani perempuan pada masa pandemi Covid-19 di Dusun Setembel Desa Gambiran Kabupaten Banyuwangi / Okvani Umikasari
Abstrak
Pandemi Covid-19 memberikan tantangan baru tak terkecuali pada buruh tani perempuan. Terdapat peran-peran baru yang harus dijalankan perempuan pada masa pandemi yang berkaitan dengan kebijakan dan penyesuaian kehidupan pada masa pandemi. Hal tersebut dapat memberikan dampak bagi buruh tani perempuan maupun bagi kehidupan keluarga. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konflik peran buruh tani perempuan pada masa pandemi covid-19 dan dampaknya bagi kehidupan keluarga. Peneliti menggunakan perspektif teori feminisme marxisme untuk menganalisis dan memahami konflik peran buruh tani. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi menyebabkan buruh tani perempuan memiliki peran yang berlebih. Selain berperan di sektor publik mereka juga berkewajiban menyelesaikan pekerjaan domestik yang dikonstruksikan sebagai pekerjaan kaum perempuan. Peran tersebut dapat digolongkan dalam aspek ekonomi pendidikan dan kesehatan. Dampak adanya konflik peran tersebut yaitu multi-burden kelelahan fisik dan beban psikologis meningkatnya perlakuan kasar kepada anak longgarnya kontrol atas aktivitas anak meningkatnya perilaku menyimpang dan terjadinya pergeseran pola hubungan dalam keluarga.