Skripsi
Pengembangan media pembelajaran teori mesin frais dan bubut berbasis augmented reality untuk pembelajaran teknologi mekanik / Imam Khoirul Muhtadin
Abstrak
Penggunaan media berbasis augmented reality mempunyai keuntungan dibanding menggunakan metode mengajar yang tradisional yakni dapat menstimulasi indera peraba indera pendengaran dan indera penglihatan sehingga pengguna bisa terlibat lebih aktif dalam proses pembelajaran. Keuntungan media pembelajaran AR yang lain yakni dinilai dapat menarik minat belajar karena dapat mengubah gambar objek dua dimensi maupun tiga dimensi menjadi objek yang nyata. Beberapa mahasiswa yang sudah diwawancara mengatakan jika pembelajaran mata kuliah teknologi mekanik akan lebih mudah dipahami jika ditunjang dengan observasi lapangan. Tetapi dengan adanya pandemi maka teknologi AR dapat digunakan sebagai penunjang dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah membuat serta menguji kelayakan media pembelajaran teori mesin frais dan bubut berbasis augmented reality. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan metode penelitian R amp D. Metode ini dipilih karena memiliki tujuan mengembangkan menghasilkan dan menguji produk. Model yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE (Analyze Design Development Implementation Evaluation). Tahapan penelitian menggunakan model ADDIE dimulai dengan analisis kebutuhan membuat desain produk pengembangan produk uji coba produk uji kelayakan produk akhir. Data uji kelayakan pada penelitian ini diperoleh dari validator ahli materi validator ahli media uji kelompok kecil dan uji lapangan. Data dari validator ahli materi mendapatkan rerata skor 55 5 yang termasuk kategori Sangat Layak. Validator ahli media mendapatkan rerata skor 53 5 yang termasuk kategori Sangat Layak. Uji coba kelompok kecil mendapatkan rerata skor 46 85 yang termasuk kategori Layak. Uji lapangan mendapatkan rerata skor 45 39 yang termasuk kategori Layak. Sehingga dari hasil tersebut bisa diambil kesimpulan media pembelajaran layak digunakan dalam proses pembelajaran.