UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Pengaruh temperatur terhadap kemurnian mangan kromit (mncr2o4) dan uji potensinya sebagai anoda kalium-ion battery (kib) / Siti Fatimah

Fatimah, Siti - Nama Orang;

Abstrak
Kalium-Ion Battery (KIB) memiliki prospek yang tinggi untuk dikembangkan sebagai alternatif Litium-Ion Battery LIB. Kalium sebagai material penyusun KIB memiliki kelimpahan yang jauh lebih tinggi dibandingkan litium. Selain itu kalium memiliki keunggulan dari potensial sel K /K vs SHE dekat dengan potensial sel Li /Li vs SHE konduktivitas yang tinggi dan energi disolvasi yang rendah. Material penyusun baterai KIB terus diteliti dan dikembangkan untuk mendapatkan kinerja tinggi dari baterai. Tujuan dari penelitian ini adalah mensintesis senyawa MnCr2O4 dengan variasi temperatur kalsinasi dan mengetahui potensinya sebagai anoda baterai KIB. Sintesis senyawa target menggunakan metode kopresipitasi karena metode ini sederhana cepat dan dapat menghasilkan partikel yang homogen. Proses kalsinasi dilakukan pada temperatur 250 500 750 dan 1000 selama 12 jam. Variasi temperatur diberikan pada proses kalsinasi MnCr2O4 dengan tujuan untuk mengetahui keteraturan pembentukan fasa MnCr2O4. Karakterisasi senyawa hasil sintesis menggunakan instrumen XRD SEM-EDX dan FTIR. Analisis XRD dilakukan untuk mengetahui kristalinitas dan struktur kristal senyawa. Analisis SEM-EDX dilakukan untuk mengetahui morfologi material ukuran partikel dan rumus empiris senyawa. Analisis FTIR dilakukan untuk mengetahui vibrasi khas ikatan pada oksida MnCr2O4. Performa elektrokimia dianalisis menggunakan voltametri siklik pada rentang potensial -0 5 Volt sampai 2 75 Volt dengan laju pemindaian 100 mV/s. Hasil sintesis sebelum dikalsinasi berupa serbuk berwarna hitam. Sampel hasil kalsinasi pada temperatur kalsinasi 250 dan 500 berupa serbuk berwarna hitam sedangkan sampel pada temperatur kalsinasi 750 dan 1000 berupa serbuk berwarna coklat. Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur kalsinasi maka partikel yang terbentuk semakin kristalin. Senyawa yang terbentuk pada temperatur kalsinasi 250 adalah Cr2O3 dengan fasa amorf temperatur kalsinasi 500 adalah MnCr2O4 dan Cr2O3 dengan fasa amorf temperatur kalsinasi 750 dan 1000 adalah MnCr2O4 yang berfasa kristal. Kemurnian senyawa MnCr2O4 sebesar 99%. Karakterisasi SEM menunjukkan bahwa sampel dengan temperatur kalsinasi 750 dan 1000 berturut memiliki ukuran partikel sebesar 114 02 nm dan 140 nm dengan morfologi bulat. Pengaruh temperatur menunjukkan terjadinya peningkatan kemurnian kristalinitas dan ukuran partikel serta perubahan fase dari Cr2O3 menjadi MnCr2O4. MnCr2O4 (T 750 ) menunjukkan Ipa pada 0 5677 V dan Ipc pada 0 1280 V terhadap Ag/AgCl. MnCr2O4 (T 1000 ) menunjukkan Ipa pada 0 6687 V dan Ipc pada 0 0231 V (terhadap Ag/AgCl).


Informasi Detail
DDC
Rs 546.541 FAT p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Kimia, 2020.
Deskripsi Fisik
xii, 53 lembar: ill., tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02484/KI/21
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2020
Subjek
1. MANGAN - ANODA
2. MANGANESE - ANODA

Pembimbing
1. I Wayan Dasna
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik