Tesis
Pengaruh kebiasaan di rumah dan interkasi di media sosial terhadap sikap toleransi Siswa SMK se Kecamatan Gondanglegi / Adam Ashari Rachmadsyah
Abstrak
ABSTRAK Rachmadsyah Adam Ashari. 2017. Pengaruh Kebiasaan di Rumah dan Interaksi di Media Sosial Terhadap Sikap Toleransi Siswa SMK Se Kecamatan Gondangkegi. Tesis Program Studi S2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Supriyono M.Pd. (II) Dr. Siti Awaliyah S.Pd. M.Hum. Kata Kunci Sikap Toelransi Kebiasaan di Rumah Interaksi di Media Sosial Upaya untuk menumbuhkan sikap toleransi di masyarkat khususnya para siswa. adalah melalui pendidikan di rumah terkait kebiasaan siswa di rumah dan pengawasan terkait interaksi di media sosial. Hal ini dikarenakan lingkungan rumah dan keluarga memiliki peran yang sangat besar dalam pembentukan sikap anak. Dimana ketika anak telah terbiasa dengan kebiasaan-kebiasaan baik yang diajarkan di lingkungan rumah maka perbuatan-perbuatan mereka tidak akan berperilaku buruk karena kebiasaan tersebut akan dibawa kemana saja oleh anak tanpa memperdulikan tempat keadaan dan waktu. Serta Rendahnya sikap toleransi yang dilakukan oleh siswa dmana salah satunya disebabkan terpengaruh adanya fenomena sosial yang terdapat pada media sosial. Sehingga jika aktivitas atau interaksi di media sosial siswa dalam menggunakan media sosial tidak dikontrol maka akan menimbulkan ancaman yang salah satunya adalah intoleransi. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan di rumah siswa dengan sikap toleransi (2) untuk mengetahui hubungan interaksi di media sosial siswa dengan sikap toleransi (3) untuk membuktikan adanya peengaruh kebiasaan di rumah dan interaksi di media sosial terhadap sikap toleransi siswa Penelitian ini merupakan penelitian explanatory. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK di Kecamatan Gondanglegi tahun ajaran 2020/2021 semester genap. Instrumen penelitian adalah angket berskala interval. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah uji statistik parametrik uji analisis regresi dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa (1) Ada hubungan antara kebiasaan di rumah dengan sikap toleransi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 yang memiliki arti ada hubungan antara kebiasaan di rumah (X1) dengan sikap toleransi (Y) siswa SMK se-kecamatan gondanglegi. Serta hasil nilai korelasi menunjukkan angka 0 686 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan kebiasaan di rumah (X1) dengan sikap toleransi (Y) adalah kuat (2) Ada hubungan antara interaksi di media sosial dengan sikap toleransi siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0 000 lt 0 05 yang memiliki arti ada hubungan antara interaksi di media sosial (X2) dengan sikap toleransi (Y) siswa SMK se-kecamatan gondanglegi. Serta hasil nilai korelasi menunjukkan angka 0 473 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan kebiasaan di rumah (X1) dengan sikap toleransi (Y) siswa adalah sedang (3) Ada pengaruh antara kebiasaan di rumah dan interaksi di media sosial dengan sikap toleransi. Hal ini dibuktikan dengan nilai rhitung sebesar 0 618 dengan taraf signifikansi 0 05 serta nilai rtabel adalah sebesar 0 378 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak karena r(hitung) gt nilai r(tabel). Selain itu nilai signifikansinya hanya sebesar 0 000 lt 0 05 yang memiliki arti ada pengaruh antara kebiasaan di rumah (X1) dan interaksi di media sosial (X2) dengan sikap toleransi (Y) siswa SMK se-kecamatan gondanglegi. Karena nilai korelasi sebesar 0 618 maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh kebiasaan di rumah (X1) dan interaksi di media sosial (X2) dengan sikap toleransi (Y) siswa adalah kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang diajukan adalah (1) bagi MGMP Guru PPKn dapat digunakan untuk mengembangkan dan mengajarkan kebiasaan dirumah interaksi di media sosial dan sikap toleransi yang baik kepada siswa agar siswa memahami mengerti menerapkan dan memiliki kebiasaan dirumah interaksi di media sosial dan sikap toleransi yang baik serta berorientasi tercapainya pendidikan karakter yang positif bagi siswa (2) bagi Dinas Pendidikan dapat digunakan untuk mengembangkan dan menuangkan dalam susunan dan rancangan pembelajaran PPKn guna membantu guru untuk menumbuhkan sifat toleransi siswa saat berkebiasaan di rumah dan ketika berinteraksi di media sosial (3) bagi Asosiasi Wali Murid dapat digunakan oleh orang tua untuk memahami mengerti menerapkan dan memiliki kebiasaan dirumah interaksi di media sosial dan sikap toleransi yang baik. Serta untuk menumbuhkan sikap atau karakter yang psoitif.